Detik-detik Maling Satroni Toko di Desa Cermo Madiun Terekam CCTV
Aksi pencurian menyasar sebuah toko kelontong di Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu Subuh (12/7/2025).
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MADIUN - Aksi pencurian menyasar sebuah toko kelontong di Desa Cermo, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu Subuh (12/7/2025).
Diketahui, warung itu milik Murdiono (36), warga setempat.
Kejadian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi.
Dalam rekaman terlihat pelaku masuk ke dalam rumah sekitar pukul 04.30 WIB.
Begitu berhasil masuk, pelaku langsung menuju laci kasir dan mengambil uang yang tersimpan.
Murdiono menduga, pelaku masuk dengan cara membobol jendela rumah, sekaligus membawa kabur uang tunai sekitar Rp1 juta.
“Saya kira suara berisik berasal dari tikus. Tapi istri saya terbangun, lalu keluar dari kamar justru melihat seseorang tengah mengobrak-abrik bagian kasir,” ujar Murdiono kepada SURYAMALANG.COM, Senin (14/7/2025).
Sontak saja, teriakan sang istri membuat pelaku kabur melarikan diri.
Meski tidak ada barang dagangan yang hilang, Murdiono mengaku uang tunai yang disimpan di laci dan dalam tas ikut raib.
“Uang di tas sekitar Rp 500 ribu, di laci juga sekitar Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu. Tapi uang kas Mushola yang juga ada di laci, Alhamdulillah tidak ikut dibawa pencuri,” ucapnya.
Hingga saat ini, pihak pemilik toko belum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat.
Sementara itu, Salah Satu Warga Setempat, Suyanto, mengaku sempat melihat gerak-gerik mencurigakan sebelum kejadian.
“Ada seseorang pakai kaos hitam dan celana pendek melintas di depan rumah korban. Orangnya lewat, terus sempat sembunyi di ladang,” tandasnya.
Peristiwa ini pun menjadi perhatian masyarakat sekitar untuk lebih waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan.
| Kisah Inspiratif Bu Ning di Kota Malang, Ajak Masyarakat Peduli Sampah dan Cinta Kebersihan |
|
|---|
| Persib Waspadai Ancaman Persija, Arema FC Justru Tebar Teror Jelang 'Super Big Match' di GBLA |
|
|---|
| Respons Bahlil Elpiji 12 Kg Tembus Rp228 Ribu, Agen di Malang dan Ponorogo: Banyak yang Batal Beli |
|
|---|
| Pelatih Persebaya Bicara Tentang Kekuatan Malut United, Waspadai Kualitas Individu Lawan |
|
|---|
| Agen LPG Beri Edukasi ke Pangkalan Terkait Kenaikan Tabung Gas Non Subsidi di Kepanjen Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Aksi-maling-terekam-CCTV-di-sebuah-toko-di-Madiun-Sabtu-1272025.jpg)