SOSOK Silfester Matutina Relawan Jokowi Bahas 'Partai Biru' Dalang Ijazah Palsu, Asal dan Pendidikan
SOSOK Silfester Matutina relawan Jokowi bahas 'partai biru' dalang isu ijazah palsu, asal dan pendidikan, pernah bersitegang dengan beberapa pihak.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
SURYAMALANG.COM, - Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina atau dikenal sebagai relawan Jokowi kerap tampil sejak tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memanas.
Silfester Matutina yang membela Jokowi pernah terlibat ketegangan dengan beberapa pihak seperti Rocky Gerung dan mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Soenarko.
Terbaru, Silfester Matutina turut membahas dugaan 'partai biru' sebagai dalang tuduhan ijazah palsu Jokowi.
Istilah "partai biru" awalnya muncul setelah Ade Darmawan, Sekjen Peradi Bersatu sekaligus pelapor Roy Suryo dalam kasus tudingan ijazah palsu diundang dalam wawancara bersama Kompas TV.
Baca juga: Puncak Tuduhan Partai Biru AHY Bantah Demokrat Dalang Ijazah Jokowi, Roy Suryo Bukan Anggota Lagi
Ade menyebut tidak bisa menuduh langsung siapa sosok yang dimaksud Jokowi soal agenda dan tokoh besar di balik polemik ijazah.
Lalu, Ade meminta agar publik melihat baju warna biru yang dipakainya hari itu berkaitan dengan dalang isu ijazah palsu Jokowi.
Terpisah, dalam dialog Kompas Petang, Silfester Matutina kembali diulik mengenai dalang di balik tuduhan ijazah palsu Jokowi.
"Clue-nya biru ini artinya partai politik?" tanya host jurnalis KompasTV dalam tayangan Sabtu (26/7/2025).
Baca juga: 3 Gelagat Jokowi Datang ke Reuni UGM Dicecar Roy Suryo, Upaya Validasi Dosen? Buat Apa, kan Aneh
Menjawab hal tersebut, Silfester membenarkan jika petunjuk warna "biru" adalah partai politik.
"Iya, bisa jadi partai politik, dan memang kita sudah tahu ya kan saat ini pun mereka sudah mulai mempersiapkan calonnya, sudah membentuk elemen-elemen di berbagai daerah, sudah gitu loh" kata Silfester.
Sosok Silfester
Mengutip laman Direktori Putusan MA RI, Silfester Matutina lahir di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), 19 Juni 1971 kini berusia 54 tahun.
Silfester Matutina merupakan seorang pengacara sekaligus pengusaha.
Adapun latar pendidikannya, Silfester Matutina lulusan Sarjana Hukum dari Universitas Wiraswasta Indonesia (kuliah 2016-2020, universitas ini dicabut izinnya pada 2023 karena kasus kuliah fiktif).
Lalu, Silfester Matutina melanjutkan pendidikan Magister Hukum di Universitas Krisnadwipayana.
Karier Politik:
Silfester Matutina tercatat sebagai pendiri dan Ketua Umum organisasi relawan Solidaritas Merah Putih (Solmet) yang mendukung Jokowi sejak 2013, saat pertama kali mencalonkan diri sebagai Presiden RI.
Kemudian, Silfester pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024.
Selama berkarier, Silfester pernah melaporkan tokoh politik Fahri Hamzah ke polisi atas tuduhan menghasut untuk menggulingkan Jokowi.
Bahkan, Silfester disebut pernah dijatuhi hukuman pidana satu tahun penjara karena fitnah terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Karier di Luar Politik
Selain aktivitas politik, Silfester juga aktif di dunia usaha.
Silfester pernah menjadi Direktur Utama PT Srikandi Mahardika Mandiri (2009–2019) dan memimpin perusahaan di sektor logistik dan pertambangan.
Kemudian, Silfester juga mendirikan dan menjalankan kantor hukum sendiri, Kantor Hukum Silfester Matutina & Rekan sejak 2008.
Lalu, Silfester Matutina pernah menjadi Pemimpin Redaksi media online Solmetnews.com (2015–2019), yang terkait dengan organisasi relawannya.
Loyalitas pada Jokowi
Sebagai sosok yang turut menghantar Jokowi sampai Prabowo Subianto menjadi orang nomor satu di Indonesia, Silfester pernah membuat pernyataan di Instagram-nya.
Silfester seakan mempertegas Prabowo akan melanjutkan pembangunan yang sudah dimulai Jokowi.
'Silfester Matutina ungkap bahwa Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto memiliki kesamaan visi–misi baik bapak Jokowi ataupun Prabowo ingin membawa Indonesia menjadi negara maju' ungkapnya.
'Maka tidak heran baik Jokowi dan Prabowo dapat memahami mimpi besar terkait membangun Indonesia di masa depan' pungkas Silfester.
Tidak Ingin Menyebut Identitas
Kendati menyakini 'partai biru' dalang di balik ijazah palsu Jokowi, namun Silfester enggan menyebutkan partai politik mana yang menjadi tokoh agenda besar ini.
"Saya pikir saya enggak perlu sebutkan masyarakat sudah tahu itu ya kan, yang kita lihat juga bahwa ada beberapa komentar daripada partai biru ini mengenai ijazah palsu" terangnya dalam tayangan KompasTV, Sabtu (26/7/2025)
"Mereka mengatakan bahwa Pak Jokowi tidak perlu melaporkan rakyatnya. Ini kan konyol" jelas Silfester.
Baca juga: Desas-desus Partai Biru Dalang Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Memanas, Roy Suryo Disebut Hanya Pion
"Ngapain sih anda Anda sampai mengatakan itu? padahal ini kan proses hukum karena apa? orang menuduh tanpa bukti ya kan" tegasnya.
"Makanya Pak Jokowi dan kami teman-teman itu melaporkan ada pencemaran nambah baik, ada fitnah, ada penghasutan gitu loh" lanjutnya.
"Tidak perlu mereka berkomentar gitu. Ada juga dari pengurus Partai Biru itu mengatakan bahwa ini hanya untuk pengalihan isu" ungkap Silfester.
AHY Membantah
Tuduhan 'partai biru' yang menyeruak sebagai dalang di balik isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mendapat tanggapan langsung dari Partai Demokrat.
Sama-sama berwarna biru, Demokrat menjadi partai yang paling santer dikaitkan hingga Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) baru-baru ini buka suara.
Klarifikasi AHY terucap ketika meninggalkan lokasi acara pembagian sertifikat hak milik kepada 228 warga di Desa Golong, Narmada, Kabupaten Lombok Barat.
Baca juga: Teman Reuni UGM Sebut IPK Jokowi Bukan 2 Tapi 3, Sosok Mulyono Muncul: Jangan Nambah Masalah Lagi
AHY menyebut, tuduhan Partai Demokrat sebagai dalang di balik polemik ijazah Jokowi adalah fitnah besar.
"Itu fitnah, fitnah besar, " kata AHY menjawab singkat pertanyaan tersebut sebelum masuk mobil, Minggu (27/7/2025).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah tersebut lantas melanjutkan kunjungan kerjanya ke Bendungan Pengge, Lombok Tengah.
(Tribun-Medan.com/Tribun-Medan.com/Kompas.com)
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp
Silfester Matutina
sosok Silfester Matutina
profil Silfester Matutina
relawan Jokowi
partai biru dalang ijazah Jokowi
dalang ijazah Jokowi
dalang kasus ijazah Jokowi
ijazah palsu Jokowi
Jokowi
suryamalang
Bukti Pelanggaran di Kafe Nenek Endang Klaten Putar Liga Inggris, Vidio Tegas Denda Rp115 Juta |
![]() |
---|
Terlihat Sejak Awal Azizah Salsha Ngaku Tak Mau Nikah Muda Anti Diatur-atur Ayah Bantah Perjodohan |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025, Hujan-Berawan Dingin 16-17°C |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Alasan Rekrut Agusti Ardiansyah, 2 Sosok Pengganti Achmad Maulana |
![]() |
---|
WEJANGAN Andre Rosiade ke Pratama Arhan Sebelum Sang Mantu Gugat Cerai Azizah Salsha |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.