Sidoarjo
Kabar Gembira untuk Warga Sidoarjo, Bupati Subandi Pastikan Tidak Ada Kenaikan PBB
Tidak ada kenaikan PBB dan tidak ada rencana untuk menaikkan PBB bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo
Penulis: M Taufik | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi perbincangan banyak kalangan sejak peristiwa protes warga di Pati, Jawa Tengah.
Dan belakangan diketahui kenaikan PBB bukan hanya terjadi di Pati, tapi juga di beberapa wilayah. Termasuk di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Tapi tidak di Kabupaten Sidoarjo. Tidak ada kenaikan PBB dan tidak ada rencana untuk menaikkan PBB bagi masyarakat Kota Delta.
“Kalaupun ada rencana kenaikan PBB, itu akan menyasar sektor industri."
"Sementara PBB untuk masyarakat, kami pastikan tidak ada kenaikan,” kata Bupati Sidoarjo Subandi, kepada SURYAMALANG.COM, Senin (18/8/2025).
Baca juga: PBB di Surabaya Belum Ada Rencana Dinaikkan, Simak Pernyataan Wali Kota Eri Cahyadi
Apalagi, Kementrian Dalam Negeri (Mendagri) juga sudah mengelurkan surat edaran (SE) yang meminta kepala daerah mempertimbangkan kondisi masyarakat dalam menetapkan kebijakan pajak dan retribusi.
Yakni SE nomor 900.1.13.1/4528/SJ tertanggal 14 Agustus 2025, yang menurut Bupati Subandi, menjadi acuan bagi kepala daerah, termasuk Sidoarjo, untuk lebih bijak dalam menentukan kenaikan retribusi atau pajak daerah.
Bahkan, di Sidoarjo ada kebijakan dari kepala daerah bahwa pemilik lahan dengan luas maksimal 60 meter persegi mendapatkan pembebasan PBB.
Hal itu disebut sebagai bukti keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil.
”Hal tersebut sesuai visi misi bupati dan wakil bupati, bahwa lahan dengan luas maksimal 60 meter tetap akan kami bebaskan PBB-nya,” lanjutnya.
Baca juga: Arena Judi Sabung Ayam di Balongbendo Sidoarjo Diobrak Polisi
Meski demikian, Subandi tidak menampik bahwa pihaknya berencana menaikkan PBB untuk sektor industri.
Namun, rencana itu masih dalam proses pembahasan, belum diketahui berapa besaran kenaikannya.
“Memang, kami punya rencana menaikkan untuk sektor industri."
"Tapi berapa besarannya belum bisa kita jelaskan, kaena kami masih menghitung,” ungkap Subandi.
Dikatakannya bahwa Pemkab Sidoarjo berusaha mendorong sektor industri untuk terus ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerahnya.
”Sidoarjo ini kota industri sekaligus kota pemukiman."
"Makanya kami berharap industri bisa terus berkontribusi untuk masyarakat sekitar dan pembagunan daerah,” tandasnya.
| Gudang Kayu di Tropodo Waru Sidoarjo Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi Picu Kepanikan |
|
|---|
| Tragedi Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo Sudah Berumur 20 Tahun, Warga Masih Diteror Kecemasan |
|
|---|
| Merawat Ingatan 20 Tahun Semburan Lumpur Lapindo Sidoarjo, Warga Gelar Ritual Sambang Buyut |
|
|---|
| Proyek Urai Kemacetan Sidoarjo-Surabaya: Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Dimulai Rp 200 Miliar |
|
|---|
| Kedok 'Rumah Dijual', Hunian di Sidoarjo Ternyata Gudang Oplosan Elpiji: Untung Rp19 Juta Per Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bupati-Sidoarjo-Subandi-memastikan-tidak-kenaikan-Pajak-Bumi-dan-Bangunan-PBB.jpg)