Meski demikian, Ratu Sirikit mengaku tak segan bertindak tegas pada anaknya.
"Kalau kelakuan anakku tak disukai rakyat Thailand, maka dia harus memilih. Berubah, atau kami usir dari keluarga kerjaaan," ancam Sirikit.
Pangeran Maha menikah pertama kali pada 1977.
Ia menikahi sepupunya sendiri, Soamsawali Kitiyakara.
Mereka punya anak perempuan, lalu bercerai pada 1993.
Istri kedua Pangeran Maha adalah artis Thailand, Yuvadhida Polpraserth.
Bersamanya, Maha mempunyai 5 orang anak.
Lagi-lagi, pada 1996, hubungan ini berujung pada perceraian.
Pada 2001, Pangeran Maha menikah lagi, kali ini dengan Srirasmi Suwadee, yang disebut-sebut seorang pelayan rumah makan.
Berbicara kepada media, Maha mengatakan mencintai istri ketiganya ini karena tak pernah membicarakan aibnya di depan khalayak umum.
Tapi, pernikahan ini akhirnya juga berakhir pada 2014.
Seorang wartawan bernama Paul Handley sempat membuat buku tentang Raja Bhumibol berjudul The King Who Never Smiles, atau Sang Raja yang Tak Pernah Tersenyum.
Dalam buku itu, ia menyebut Pangeran Maha sebagai seseorang yang liar dan urakan.
Buku ini pada akhirnya dilarang beredar di Thailand karena menurut pemerintahan, dianggap sebagai 'ancaman terhadap negara'. (*)
Baca tanpa iklan