"Kita sudah sering ajukan perbaikan ke Pemkab Pandeglang untuk segera diperbaiki. Akan tetapi hingga saat ini belum ada realisisasi," jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (8/4/2021).
Kendati begitu, setelah kisahnya muncul di publik, kini pihak desa bersama dengan warga yang lainnya tengah membangun rumah sang anak tersebut secara bertahap.
Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pihak desa kepada sang anak untuk dapat mendapatkan kehidupan yang jauh lebih layak.
"Sudah ada perbaikan, hanya saja masih dalam tahap pembangunan kami dengan desa juga sudah mengajukan bantuan program baik dari Program BSPS juga RTLH bantuan dari berbagai pihak," terangnya.
Tak hanya perbaikan rumah, kini Siti juga telah mendapatkan bantuan sembako dan alat kebutuhan sehari-hari untuk dirinya dan keponakan yang masih kecil.
Bantuan tersebut merupakan bantuan dari pihak swasta yang tergerak hatinya untuk memberikan bantuan kepada kedua anak tersebut.
"Iya dari BPNT sembako sudah diberikan. Untuk PKH bulan ini belum dicairkan cuman sudah mendapatkan bantuan untuk proposal ke Dinsos lagi proses di desa," katanya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunbanten.com dengan judul Kabar Terbaru Nuraida yang Tinggal di Gubuk Reyot Tanpa Orangtua, Warga Patungan Benahi Rumah.