Sy protes blg ke yg jual, "lho mas, ini sy cm pake botol 600ml, ngga sampe seliter", masnya yg jual jg kekeh blg, lha ini di monitor seliter .
Ya sdhlah dr pd ribut, sy tetep byr utk bensin 1lt.
Bukan masalah brp harganya sih min, cm di sini sy jg membuktikan kata orang, kl beli bensin di toko itu kita dicurangi.
Yg tertera di mesin bener 1lt, tp sbnrnya ya engga nyampe segitu.
Mending ngantri di pom atau kalau terpaksa beli eceran yg botolan saja malah jelas .
Sy tau engga semua toko spt itu, tp tolong yg masih curang begitu mbok yao dibenahi, biar berkah .
Siapa tau di sini ada pengusaha toko yg jual bensin dan membaca postingan ini, bs slg mengingatkan." tulis pengunggah dari akun X @merapi***, Senin (9/9/2024).
Menanggapi cuitannya, beberapa netizen menuliskan, Pertamini adalah pom ilegal, sehingga tidak menjamin kualitas maupun takarannya.
Lantas benarkah Pertamini bukan milik Pertamina?
Coporate Secretay PT Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menerangkan, pom bensin mini Pertamini bukan bagian dari Pertamina.
Sekedar informasi, kios Pertamini menggunakan selang dan pompa mirip yang digunakan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Karena keberadaan selang dan pompa dengan tampilan warna mirip SPBU, banyak yang mengira Pertamini adalah bagian dari Pertamina.
"Pertamini bukan afiliasi atau mitra kerja Pertamina," ujarnya, saat dihubungi, Rabu (11/9/2024), dikutip dari Kompas.com.
Bukan Pertamini, Heppy menyebut, salah satu penyalur BBM Pertamina yang berbentuk pom bensin mini adalah Pertashop.
Pertashop adalah lembaga penyalur dengan skala yang lebih kecil untuk melayani kebutuhan bahan bakar berkualitas, seperti Pertamax, Bright Gas, dan pelumas.
Kehadiran Pertashop membantu menawarkan produk yang belum terlayani oleh penyalur resmi Pertamina lain, termasuk SPBU.