Kisah Nurul Azizah, dari Camat Hingga Jadi Wakil Bupati Perempuan Pertama Bojonegoro

Editor: Dyan Rekohadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PROFIL SOSOK - Nurul Azizah resmi dilantik sebagai wakil Bupati Bojonegoro mendampingi Setyo Wahono periode 2025 - 2030.

Sebelum memasuki dunia politik, Nurul Azizah lebih dulu menorehkan prestasi sebagai seorang ASN.

Mulai di percaya sebagai Camat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup hingga menduduki posisi strategis sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) perempuan pertama di Pemkab Bojonegoro pada tahun 2019.

Berbagai penghargaan pun berhasil diboyongnya seperti mendapatkan penghargaan sebagai Camat Teladan Tingkat Provinsi Jawa Timur pada tahun 2018 hingga sukses meraih Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Nasional dari Kemenpan RB.

Berbekal pengalaman panjangnya dalam birokrasi, Nurul Azizah mulai dilirik sebagai figur potensial dalam dunia politik.

Berbekal keahlian dalam manajemen pemerintahan serta kedekatannya dengan masyarakat, ia menerima tawaran untuk maju dalam Pilkada Bojonegoro 2024 sebagai calon wakil bupati mendampingi Setyo Wahono yang tidak lain adalah adik kandung Pratikno yang menjabat sebagai Mensesneg era presiden Joko Widodo. 

Lobby politik pasangan ini terbilang moncer, sejak pertama Deklarasi sebagai pasangan calon, para elit politik tanah air pun langsung melirik mereka.

Hingga diakhir masa pendaftaran pasangan Wahono - Nurul meraup dukungan 14 partai politik yang disebut KIM Plus. Wahono-Nurul pun melenggang mulus menduduki jabatan orang nomor 1 di Kabupaten Bojonegoro sebab menang telak mengantongi lebih dari 80 persen suara atau 701.249. Mengalahkan pesaingnya pasangan Teguh Haryono-Farida Hidayati. 

Berita Terkini