“Hanya silaturahmi biasa. Beliau datang ke sini kan memang hari raya. Halal bi halal. Meminta ke dalam, masuk. Ya sudah tadi membicarakan apa yang disampaikan. Kursi dan lain-lain. Tidak ada agenda politik. Jauh sekali dari agenda politik,” terang Wahyu.
Terkait istilah “matahari kembar”, Wahyu menegaskan soliditas dalam kepemimpinan kota yang ia emban bersama wakilnya.
“Jadi kita kan satu paket. Mereka datang untuk mendukung, bahwa wakil akan mendukung sepenuhnya. Tidak ada dua matahari,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa salah satu fokus visinya memang menyasar pemberdayaan anak muda.
Wahyu pun mengaku bersyukur karena sejauh ini kerja sama dengan wakilnya berjalan baik.
“Mengendalikan anak muda. Kan ada beberapa visi prioritas saya, berkaitan dengan anak-anak muda. Saat ini di Kota Malang banyak sekali potensi,” tambahnya. (Benni Indo)
Baca tanpa iklan