SURYAMALANG.COM, - Partai Demokrat belakangan santer dikaitkan dengan tuduhan "partai biru" dalang isu tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Menjelaskan bantahannya, Demokrat tidak sekadar mengelak, namun juga membeberkan bukti hubungan baik antara keluarga Jokowi dengan keluarga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Demokrat menyebut antara Jokowi dan SBY saling menghormati dan tidak ingin diadu domba.
Istilah "partai biru" awalnya muncul setelah Ade Darmawan, Sekjen Peradi Bersatu sekaligus pelapor Roy Suryo dalam kasus tudingan ijazah palsu diundang dalam wawancara bersama Kompas TV.
Baca juga: Riwayat Roy Suryo di Demokrat Jabat Waketum, Bantah Partai Biru Dalang Ijazah Jokowi Bohong
Ade mengaku tidak bisa menuduh langsung siapa sosok yang dimaksud Jokowi soal agenda dan tokoh besar di balik polemik ijazah.
Lalu, Ade meminta agar publik melihat baju warna biru yang dipakainya hari itu berkaitan dengan dalang isu ijazah palsu Jokowi.
Kedekatan Keluarga Jokowi dan SBY
Juru bicara partai Demokrat, Herzaky Mahendra membeberkan sejumlah bukti kedekatan antara keluarga Jokowi dan SBY.
Dalam urusan politik, Jokowi dan SBY dipastikan saling menghormati satu sama lain, seperti beberapa momen berikut:
1. Datang di Kongres Demokrat
Herzaky mengklaim hubungan antara keluarga SBY dan keluarga Jokowi sangat baik dan saling hormat bukan tanpa alasan.
Pihaknya menyebut, anak-anak Jokowi masih hadir dalam Kongres V Partai Demokrat.
"Putra sulung Bapak Jokowi, Bapak Gibran Rakabuming Raka, Wapres RI, dan Bapak Kaesang, Ketum Umum PSI, menghadiri Kongres V Partai Demokrat yang dipimpin oleh Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)," ucap Herzaky dalam keterangannya, Minggu (27/7/2025) malam.
2. Datang di Kongres PSI
Sebaliknya, Herzaky menjelaskan AHY juga datang ke Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meski saat itu terpaksa harus diwakilkan.
AHY tidak bisa hadir karena harus mengurus ayahnya.