Yohanes Etika Adi, salah seorang warga yang berkunjung ke rumah Ashar Sofianto turut menyampaikan pandangannya.
“Saya harap sih, kedepannya kampus ini bisa ramai lagi, mungkin bentuk promosinya bisa dikembangkan agar bisa menarik minat,” ujar Yohanes, Senin (28/7/2025).
“Mengingat di zaman ini kemampuan berbahasa asing dibutuhkan di banyak perusahaan,” tambah pria yang akrab disapa Yo, Senin (28/7/2025).
Bagi warga di sekitar STIBA Malang, ramainya kampus bukan sekadar soal banyaknya mahasiswa yang lalu-lalang, tapi juga napas bagi perekonomian mereka.
Warga percaya, jika kampus kembali aktif menerima mahasiswa, roda ekonomi kecil di kawasan ini pun bisa kembali berputar. (MG2/Bilqis Nafisyah Atjim Roa)
Baca tanpa iklan