Minggu, 17 Mei 2026

Kota Batu

Sebanyak 271 Mahasiswa Lolos Beasiswa 1000 Sarjana dari Pemkot Batu

Sebanyak 271 mahasiswa terpilih mendapat beasiswa Program 1000 Sarjana dari Pemerintah Kota Batu.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
BEASISWA - Pemkot Batu menjalankan Program 1000 Sarjana. Wali Kota Batu, Nurochman mengatakan, Pemkot Batu telah menjalin kerja sama dengan 14 perguruan tinggi. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 271 mahasiswa terpilih mendapat beasiswa 1000 sarjana dari Pemerintah Kota Batu
  • Para mahasiswa itu terbagi dalam 213 orang lolos pada tahap seleksi pertama dan pada tahap kedua ada sebanyak 58 orang yang berhak mendapat beasiswa program ini

SURYAMALANG.COM, BATU - Sebanyak 271 mahasiswa terpilih mendapat beasiswa Program 1000 Sarjana dari Pemerintah Kota Batu.

Para mahasiswa itu terbagi dalam 213 orang lolos pada tahap seleksi pertama dan pada tahap kedua ada sebanyak 58 orang yang berhak mendapat beasiswa program ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, M Chori mengatakan, jumlah keseluruhan tahap pertama diikuti sebanyak 284 orang, kemudian setelah diseleksi terpilih 213 orang.

Sedangkan pada tahap kedua diikuti 82 orang. Hasilnya ada 58 mahasiswa yang diterima.

“Dari 271 orang itu 175 merupakan mahasiswa berprestasi dan 96 mahasiswa dalam kategori kurang mampu,” kata M Chori kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (10/12/2025).

Dengan beasiswa 1000 sarjana ini, mahasiswa terpilih akan mendapatkan pembiayaan penuh uang kuliah tunggal (UKT) di sejumlah perguruan tinggi, khususnya yang ada di Kota Malang.

Besaran pembiayaan UKT masing-masing mahasiswa sekitar Rp 5-6 juta per semester dengan batas maksimal sebanyak delapan semester.

Baca juga: Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Batu Disita Petugas, Jumlahnya Naik Dibanding Tahun 2024

Selain itu bagi mahasiswa yang masuk kategori tidak mampu juga mendapat uang saku sebesar Rp 250 ribu.

Sedangkan lanjut Chori, ada beberapa jurusan yang diakomodir dengan biaya yang lebih besar, salah satunya bagi mahasiswa studi Pendidikan Dokter yang mendapatkan alokasi maksimal sebesar Rp 10 juta.

“Ada empat orang yang menempuh studi kedokteran. Sisanya mengambil studi pariwisata, perhotelan, akuntansi, dan pertanian,” ujarnya.

Sementara itu Wali Kota Batu, Nurochman mengatakan, selain telah melakukan seleksi, Pemkot Batu juga telah menjalin kerja sama dengan 14 perguruan tinggi.

Kampus-kampus itu adalah Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Merdeka Malang (Unmer), Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Universitas Terbuka (UT) dan Politeknik Negeri Malang (Polinema).

“Prinsip program ini memang kami persembahkan untuk anak-anak Kota Batu supaya memiliki daya saing dan meningkatkan kualitas mereka."

"Ini juga sebagai bentuk langkah konkret kami dalam upaya menuju Indonesia emas 2045."

"Kami memotret potensi sumber daya manusia yang ada di Kota Batu dan memang harus terus ditingkatkan kualitasnya."

"Ini program yang saya kira sangat jelas orientasinya,” jelas Nurochman kepada SURYAMALANG.COM.

Nurochman menambahkan, program yang ia gagas bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto itu menggunakan sumber pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2026 sebesar Rp 1,1 miliar dan Corporate Social Responsibility Bank Jatim sebesar Rp 200 juta.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved