Kamis, 30 April 2026

Kota Batu

Pengadaan Bianglala di Alun-alun Kota Batu Masih Terhalang Keterbatasan Anggaran

Rencana pengadaan bianglala di Alun-alun Kota Batu kini mengalami kendala terkait keterbatasan anggaran yang masuk dalam rencana revitalisasi

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
DESTINASI WISATA - Rencana pengadaan bianglala di Alun-alun Kota Batu kini mengalami kendala keterbatasan anggaran yang masuk dalam rencana revitalisasi. Solusinya, Pemkot Batu akan menyusun kajian prospektus bisnis guna membuka peluang kerja sama pemerintah dengan badan usaha. 
Ringkasan Berita:
  • Rencana pengadaan bianglala di Alun-alun Kota Batu kini mengalami kendala terkait keterbatasan anggaran yang masuk dalam rencana revitalisasi
  • Kepala DLH Kota Batu, Dian Fachroni mengatakan, saat ini Pemkot Batu menyiapkan alternatif skema pembiayaan melalui kerja sama dengan pihak swasta
  • Wahana bianglala sudah memiliki Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan dan Detail Engineering Design (DED) dengan nilai fisik sekitar Rp 6 miliar

SURYAMALANG.COM, BATU - Masyarakat dan wisatawan yang merindukan momen wahana bianglala di Alun-alun Kota Batu, tampaknya harus bersabar.

Pasalnya, rencana pengadaan bianglala di Alun-alun Kota Batu kini mengalami kendala terkait keterbatasan anggaran yang masuk dalam rencana revitalisasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Dian Fachroni mengatakan, saat ini Pemkot Batu menyiapkan alternatif skema pembiayaan melalui kerja sama dengan pihak swasta.

“Wahana bianglala kami sudah memiliki Feasibility Study (FS) atau Studi Kelayakan dan Detail Engineering Design (DED) dengan nilai fisik sekitar Rp 6 miliar,” kata Dian Fachroni kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (27/1/2026).

“Karena ada pengurangan dana transfer daerah, sehingga APBD belum mampu membiayai pembangunan tersebut,” tambahnya.

Baca juga: Bendera Nahdlatul Ulama Sepanjang 1000 Meter Akan Dibentangkan di Lereng Gunung Panderman Kota Batu

Sebagai solusinya, tahun ini Pemkot Batu akan menyusun kajian prospektus bisnis guna membuka peluang kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU).

Dengan adanya skema ini memungkinkan pihak swasta berinvestasi dengan mekanisme kerja sama jangka waktu tertentu.

“Kami sedang menyiapkan kajian potensi. Nantinya akan dihitung, jika ada badan usaha yang berminat, berapa nilai investasinya dan berapa lama masa kerja sama yang memungkinkan."

"Pemerintah tetap punya opsi, apakah dibangun sendiri saat anggaran tersedia atau melalui KPBU,” ujarnya.

Pengembangan Fasilitas Tunggu Anggaran

Sementara itu terkait pengembangan fasilitas lain di Alun-alun Kota Batu tahun 2026 ini masih menunggu alokasi anggaran.

“Untuk penataan ulang area bermain anak agar terintegrasi dengan bianglala, saat ini belum ada tanda-tanda kesiapan anggaran."

"Sedangkan penataan UMKM dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Alun-alun saya masih mempelajari apakah ada keterkaitan antara penataan kawasan Alun-alun dengan rencana Mall UMKM dan creative hub."

"Apakah nantinya terpusat di pasar, di Alun-Alun, atau di dua lokasi sekaligus,” terang pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Diskumperindag Kota Batu itu.

Seperti diketahui wahana bianglala yang ada di Alun-alun Kota Batu berhenti beroperasi dan rusak sejak November 2022 silam.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved