Breaking News
Senin, 27 April 2026

Surabaya

Perbaikan Gedung Negara Grahadi, Gubernur Khofifah Kumpulkan Sejarawan dan Pakar Cagar Budaya

Perbaikan Gedung Negara Grahadi, Gubernur Khofifah Kumpulkan Sejarawan dan Pakar Cagar Budaya

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro
PERBAIKAN GRAHADI - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat diwawancarai di Kantor Kelurahan Jemur Wonorsari, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Selasa (2/9/2025). Ia menegaskan, bahwa siang ini Pemprov mengumpulkan delapan instansi sekaligus termasuk sejarawan dan pakar cagar budaya untuk membahas renovasi Gedung Negara Grahadi yang terbakar. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan bahwa perbaikan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, yang terbakar akan segera dilakukan.

Siang ini, Selasa (2/9/2025), Gubernur Khofifah mengumpukan delapan instansi sekaligus termasuk sejarawan dan juga pakar cagar budaya untuk membahas renovasi gedung Grahadi yang terbakar.

“Tadi siang sudah kami kumpulkan delapan stakeholder termasuk di dalamnya sejarawan, pakat cagar budaya juga kita libatkan untuk bisa memberikan pendapat bagaimana renovasi bisa sesegera mungkin dapat kita lakukan,” tegas Khofifah saat diwawancara usai membuka Pasar Murah di kantor Kelurahan Jemur Wonorsari, Kecamatan Wonocolo.

Lebih lanjut, wanita yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU ini menegaskan bahwa hari ini tim teknis juga sudah berupaya untuk menutup dan memasang pengamanan di kawasan gedung barat Grahadi jelang pelaksanaan perbaikan.

Baca juga: Gedung Negara Grahadi Dibakar Massa, Bisa Diperbaiki Tapi Tak Bisa Kembali Seperti Semula

Ia sendiri mengaku sangat sedih dengan kondisi terbakarnya Grahadi sisi barat yang sehari-hari digunakan untuk ruang terima tamu bagi Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak.

Bahkan dikatakannya bahwa kerugian dari kerusakan Grahadi tidak bisa dinilai dengan uang dan materi.

“Kalau kita lihat di sana itu banyak kayu-kayu jati jaman Belanda, kita mungkin bisa dapat sebesar itu tapi kualitasnya mungkin tidak mudah kita temukan saat ini, karena itu kan umurnya sudah ratusan tahun. Hampir semuanya hangus,” katanya.

Karenanya Khofifah meyakini bahwa yang tega membakat gedung Grahadi bukanlah warga Jatim. Ia meyakini seluruh warga Jatim itu baik dan hatinya cinta Jatim sehingga tak akan tega membakar Gedung Negara Grahadi.

“Saya tidak meyakini yang tega merusak itu orang Jawa Timur, saya meyakini orang Jawa Timur itu baik,” tegasnya.

Ia tetap mempersilahkan siapapun untuk menyampaikan pendapat, aspirasi maupun kritik sebebas-bebasnya tanpa ada larangan. Namun dengan catatan harus dengan cara yang baik dan tidak anarki.

Sebagaimana diketahui, gedung negara Grahadi dibakar massa pada aksi demonstrasi yang terjadi pada Sabtu (30/8/2025) malam.

Pembakaran itu mengakibatkan ruang terima tamu Wagub Jatim habis terbakar. Selain itu ruang Gudang biro umum juga habis. Selain itu juga ada penjarahan dan perusakan fasilitas yang ada di gedung gragadi termasuk ruang wartawan di belakang ruang Wagub. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved