Bangkalan
Komplotan Bocah Pengendara Sepeda Listrik Bikin Resah Warga Bangkalan, Mereka Mahir Mencuri Ayam
Sindikat Bocah Pengendara Sepeda Listrik Bikin Resah Warga Bangkalan, Mereka Mahir Mencuri Ayam
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, BANGKALAN - Ketentraman masyarakat Kampung Kembang, Kelurahan Mlajah, Bangkalan, Madura dalam sepekan terakhir terusik dengan merebaknya kabar raibnya seekor ayam jago dari kandang milik seorang peternak, Kamis (11/9/2025) sore.
Di tengah balutan keresahaan itu, diam-diam warga kompak menggelar sistem pengamanan terpadu dengan memaksimalkan Pos Kamling dan mengintegrasikan sejumlah CCTV di setiap sudut perkampungan.
Keresahan warga pun terjawab pada Minggu (15/9/2025) dini hari.
Ketika salah seorang warga yang sedang pulang dari memancing, memergoki tiga orang bocah mengendarai satu unit sepeda listrik.
Dengan seekor ayam berada dalam pelukan, ketiga bocah itu tancap gas yang direspons warga dengan teriakan maling.
Tanpa dikomando, warga di Pos Kamling yang mayoritas berusia anak muda semburat untuk melakukan pengejaran, memblokade pintu keluar, hingga membekuk dua orang bocah tersebut.
Ketiganya dibawa ke Pos Kamling untuk diinterogasi. Sementara seorang pelaku lainnya kabur meninggalkan dua rekannya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Warga Pujon Malang Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan di Bangkalan, Dibegal ?
“Para pelaku dari kampung sebelah. Sebelumnya di sini aman, hanya satu minggu terakhir ada dua kali kejadian pencurian ayam milik warga, ayam jago,” ungkap Ketua RT 02/RW01 Kampung Kembang, Kelurahan Mlajah, Ahmad Kuswandi Amin, Senin (15/9/2025).
Ia menjelaskan, aksi ketiga bocah kabur membawa ayam terekam CCTV rumah warga saat pertama kali mencuri ayam pada Kamis (11/9/2025) sore.
Sementara kejadian pencurian ayam untuk kedua kalinya terjadi pada Minggu (14/9/2025) dini hari.
“Aksi yang kedua kali bernasib sial karena kepergok warga yang sedang pulang memancing."
"Saat itu anak-anak muda kampung sedang ramai menggelar ronda di pos kamling,” jelas Kuswandi.
Perkara pencurian ayam itu sempat berlanjut di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bangkalan.
Didampingi masing-masing pihak keluarga, seorang pelaku yang kabur turut dipanggil untuk bergabung dengan dua pelaku lainnya, serta seekor ayam juga menjadi ‘saksi’ bisu di SPKT polres.
“Awalnya kami membawa mereka ke poskamling, namun sehubungan ada pihak kepolisian masalah ini dibawa ke SPKT Polres Bangkalan."
"Akhirnya diselesaikan melalui penandatanganan damai karena faktor usia pelaku, Para pelaku berusia antara 12-14 tahun,” pungkas Kuswandi.
| Pemeran Teror Pocong Bangkalan Minta Maaf, Ketuk Pintu Rumah Warga Bawa Celurit Demi Konten |
|
|---|
| Bocah Kelas 4 SD di Bangkalan Gagalkan Aksi Pembobol Kotak Amal Masjid, Total Rp23 Juta Raib |
|
|---|
| Bantah Versi TNI AL, Kuasa Hukum Ungkap Luka Lebam dan Chat 'Minta Tolong' Prajurit Ghofirul Kasyfi |
|
|---|
| Kisah Lengkap Kasus Ghofirul Kasyfi TNI AL Bangkalan Meninggal di Kapal, Keluarga Tuntut Autopsi |
|
|---|
| Pembunuh Wanita Bangkalan Tewas di Samping Boneka Ternyata Anak Tiri, Sakit Hati Diselingkuhi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/pencurian-ayam-di-bangkalan-pelaku-bocah.jpg)