Surabaya

Menteri Ara Dorong Penyerapan Rumah Subsidi di Jatim, Pastikan Bunga Tetap 5 Persen untuk MBR

Menteri PKP Ara menegaskan dalam waktu 2,5 bulan ke depan, pihaknya akan menggenjot penyerapan rumah subsidi sebagai upaya mendorong kesejahteraan MBR

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/FATIMATUZ ZAHROH
ACARA KHUSUS - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memberi keterangan pers usai sosialisasi KUR Perumahan dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Hotel Sangrila Surabaya, Kamis (16/10/2025). 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI secara khusus menggelar forum sosiasliasi KUR Perumahan dan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Hotel Sangrila Surabaya, Kamis (16/10/2025).

Acara ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat yang tengah mendorong pertumbuhan ekonomi dari sektor perumahan. 

Baca juga: Surabaya Digelontor KUR Perumahan Rp 2 Triliun, Menteri PKP Ara : Untuk Developer Mikro

Dipimpin langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta dihadiri oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan juga Mendagri Tito Karnavian, forum tersebut turut mengundang lintas elemen yang bersiunggungan langsung dengan sektor perumahan.

Dalam kesempatan itu, Menteri PKP Ara menegaskan dalam waktu 2,5 bulan ke depan, pihaknya akan menggenjot penyerapan rumah subsidi sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah. 

“Betul sekarang penyerapan rumah subsidi di Jatim masih nomor empat dari nasional. Padahal Jatim jumlah penduduknya nomor dua nasional, paling tidak harusnya nomor dua juga penyerapan rumah subsidinya,” kata Menteri Ara.

Saat ini Presiden Prabowo menggelontor 350 ribu rumah di tahun ini, maka seharusnya untuk bisa menangkap peluang tersebut, Jatim juga harus lebih banyak untuk realisasi penyerapan rumah subsidi.

Rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah dikatakannya menjadi program strategis yang tak hanya memberikan kebutuhan dasar hunian layak, tapi juga didorong untuk bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya yakin akan ada perkembangan luar biasa karena satu rumah subsidi yang kerja lima orang. Tadi kita sudah hitung kalau ada sekitar 15 persen saja rakyat Indonesia ada di Jatim, maka yang kerja akan ada 250 ribu orang,” tegasnya.

Belum lagi dikatakan Ara dampak positif yang akan didulang oleh toko bangunan, pelaku UMKM di sekitar lokasi perumahan dibangun, notaris, perbankan, asuransi, developer dan banyak lagi.

“Pokoknya banyak yang akan bergerak untuk menyumbang pengurangan kemiskinan di Jatim, khususnya dari geraknya sektor perumahan ini,” tegasnya.

Untuk itu memanfaatkan 2,5 bulan hingga akhir tahun 2025, pihaknya meminta dukungan dari Pemprov Jatim untuk sama sama mendorong penyerapan rumah subsidi bagi warga masyarakat berpenghasilan rendah. 

“Saya juga umumkan bunga rumah subsidi tidak naik, bunganya tetap 5 persen. Bunganya tetap 5 persen akan sangat membantu rakyat. Dan kemudian DP nya tetap satu persen,” pungkasnya.

Baca juga: 5 Syarat Beli Rumah Subsidi 2025: Cek Gaji Maksimal dan Pilih Rumah Lewat Aplikasi SiKasep

Hal senada juga disampaikan oleh Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Ia menegaskan bahwa urusan perumahan adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat.

Itulah mengapa dikatakan AHY, Presiden Prabowo sangat memprioritaskan pembangunan dan inovasi rumah rakyat terutama masyarakat berpenghasilan rendah.

“Sampai saat ini banyak yang belum punya rumah dan tinggal di rumah tidak layak huni. Maka berbagai skema intensif untuk meringankan membantu masyarakat untuk mendapatkan akses pembiayaan terhadap perumahan yang terjangkau terus dilakukan. Dan ini diharapkan mendapatkan dukungan semua pihak karena tidak mungkin hanya dikawal pemerintah pusat,” pungkasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved