Rabu, 8 April 2026

Gresik

Gangster Lukai Warga, Polres Gresik Amankan 6 Orang dan Buru si Provokator

Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik kini sedang mendalami kasus kekerasan jalanan yang terjadi di sejumlah kecamatan.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
GANGSTER GRESIK - Tangkapan layar video gangster beraksi di wilayah Panceng Gresik, Senin (5/1/2026). Polisi mengamankan 6 orang dan masih memburu provokator. 

Ringkasan Berita:
  • Gangster bikin resah, kini Resmob Satreskrim Polres Gresik sedang mendalami kasus kekerasan jalanan yang terjadi di sejumlah kecamatan
  • Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan enam orang. Mereka yang diamankan masih berstatus sebagai saksi

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Aksi gangster kembali membuat resah warga Gresik di wilayah utara.

Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik kini sedang mendalami kasus kekerasan jalanan yang terjadi di sejumlah kecamatan.

Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan enam orang.

Mereka yang diamankan masih berstatus sebagai saksi.

"Satu orang dewasa, lima lainnya masih anak-anak," ujar Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Senin (5/1/2026).

Insiden tersebut terjadi pada Minggu (4/1/2026) dini hari.

Peristiwa bermula saat sekelompok pemuda menggelar kopi darat (kopdar) di wilayah Kecamatan Sidayu.

Baca juga: Viral Jogging Track di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik Ambles Gegara Diguyur Hujan Deras

“Pasca selesai, mereka menggelar konvoi bermotor."

"Diikuti sekitar 20 orang, mayoritas membawa senjata tajam seperti parang, linggis,” ungkapnya.

Namun, konvoi tersebut justru berubah menjadi aksi sweeping yang berujung anarkis.

Warga yang ditemui di sepanjang perjalanan ikut menjadi sasaran kekerasan, terutama mereka yang mengenakan atribut kaos perguruan.

“Total ada 4 korban. Seluruhnya mengalami kekerasan dan perampasan handphone,” papar alumnus Akpol 2015 itu.

Satu korban diketahui menjadi sasaran pengeroyokan di wilayah Kecamatan Dukun karena menggunakan kaus perguruan yang berbeda.

Sedangkan tiga korban lainnya diserang di Kecamatan Panceng.

Pemicunya juga gara-gara kaus. Namun para pelaku juga menghajar penjual nasi goreng di Panceng dan merampas handphone.

Saat ini, penyidik telah memeriksa enam orang yang diduga mengetahui rangkaian kejadian tersebut. Lima di antaranya masih berusia di bawah umur.

“Masih berstatus saksi. Kami juga memburu otak pelaku yang diduga menjadi provokator,” terangnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved