Banyuwangi
209 Ribu Wisatawan Berlibur di Banyuwangi Selama Momen Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
209 Ribu Wisatawan Berlibur di Banyuwangi Selama Momen Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Selama libur panjang Natal dan tahun baru 2025/2026, lebih dari 209 ribu wisatawan berkunjung ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu untuk berlibur
- Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi mencatatkan, kunjungan wisatawan selama libur Nataru sebanyak 290.776 dalam rentang 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026
- Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sekitar 50 ribu kunjungan
SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi masih menjadi magnet bagi wisatawan.
Selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025/2026, lebih dari 209 ribu wisatawan berkunjung ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu untuk berlibur.
Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi mencatatkan, kunjungan wisatawan selama libur Nataru sebanyak 290.776 dalam rentang 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sekitar 50 ribu kunjungan.
"Capaian ini tergolong bagus. Karena kita melihat, di daerah-daerah tujuan wisata lain, terjadi penurunan kunjungan selama Nataru," kata Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman.
Baca juga: Wisata Banyuwangi Bergeliat Selama Nataru, Tercatat Ada 207 Ribu Penumpang Kereta Api Naik-Turun
Destinasi wisata alam masih menjadi primadona bagi wisatawan-wisatawan yang berlibur selama Nataru.
Beberapa destinasi yang mencatatkan kunjungan terbanyak adalah TWA Kawah Ijen, Pantai Marina Boom, Hutan de Djawatan, Pantai Pulau Merah, Banyuwangi Park, Bangsring Under Water, dan Pemandian Jopuro.
"Wisata alam memang akan selalu mendominasi karena destinasi di Banyuwangi mayoritas adalah destinasi alam. Sekitar 95 persen dari seluruh destinasi yang ada," sambung Taufik.
Selain yang sudah lama dikenal, destinasi wisata rintisan juga menjadi tujuan para pelancong selama Nataru.
Taufik mencontohkan, destinasi ekowisata Gerbang Raung di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.
Pada beberapa moment saat Nataru, tempat wisata itu dipenuhi oleh wisatawan yang ingin merasakan sensasi berlibur di alam.
Taufik menjelaskan, banyaknya wisatawan selama Nataru berdampak bersar terhadap berbagai sektor.
Terutama sektor yang berkaitan terhadap pariwisata. Baik berkaitan secara langsung maupun tidak langsung.
Pelaku jasa wisata seperti hotel-homestay, usaha mikro kecil menengah (UMKM), persewaan kendaraan, dan berbagai sektor lain turut terangkat.
| Aksi Pecah Kaca Mobil Terekam CCTV di Banyuwangi, Tas Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Dicuri |
|
|---|
| Hendak Kabur Ke Jawa, Maling Motor Ditangkap Polisi Banyuwangi saat Menyeberangi Selat Bali |
|
|---|
| Banyuwangi Diserbu 47 Ribu Wisatawan saat Libur Panjang Mei 2026, Hotel dan Destinasi Wisata Penuh |
|
|---|
| Enam Kali Dipenjara, Pria Bondowoso Kembali Tertangkap saat Nyuri Motor Milik Warga Banyuwangi |
|
|---|
| Paket Sabu-sabu 2 Kg Jaringan Jawa-Bali yang Diamankan di Banyuwangi, Diduga Dikendalikan dari Lapas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Destinasi-wisata-Kawah-Ijen-di-Kabupaten-Banyuwangi-Natal-dan-Tahun-Baru-20252026.jpg)