Rabu, 20 Mei 2026

Banyuwangi

209 Ribu Wisatawan Berlibur di Banyuwangi Selama Momen Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

209 Ribu Wisatawan Berlibur di Banyuwangi Selama Momen Liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Tayang:
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
FAVORIT - Destinasi wisata Kawah Ijen di Kabupaten Banyuwangi. Selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025/2026, lebih dari 209 ribu wisatawan berkunjung ke Banyuwangi. 
Ringkasan Berita:
  • Selama libur panjang Natal dan tahun baru 2025/2026, lebih dari 209 ribu wisatawan berkunjung ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu untuk berlibur
  • Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi mencatatkan, kunjungan wisatawan selama libur Nataru sebanyak 290.776 dalam rentang 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026
  • Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sekitar 50 ribu kunjungan

SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi masih menjadi magnet bagi wisatawan.

Selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025/2026, lebih dari 209 ribu wisatawan berkunjung ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu untuk berlibur.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi mencatatkan, kunjungan wisatawan selama libur Nataru sebanyak 290.776 dalam rentang 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sekitar 50 ribu kunjungan.

"Capaian ini tergolong bagus. Karena kita melihat, di daerah-daerah tujuan wisata lain, terjadi penurunan kunjungan selama Nataru," kata Plt Kepala Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, Taufik Rohman.

Baca juga: Wisata Banyuwangi Bergeliat Selama Nataru, Tercatat Ada 207 Ribu Penumpang Kereta Api Naik-Turun

Destinasi wisata alam masih menjadi primadona bagi wisatawan-wisatawan yang berlibur selama Nataru.

Beberapa destinasi yang mencatatkan kunjungan terbanyak adalah TWA Kawah Ijen, Pantai Marina Boom, Hutan de Djawatan, Pantai Pulau Merah, Banyuwangi Park, Bangsring Under Water, dan Pemandian Jopuro.

"Wisata alam memang akan selalu mendominasi karena destinasi di Banyuwangi mayoritas adalah destinasi alam. Sekitar 95 persen dari seluruh destinasi yang ada," sambung Taufik.

Selain yang sudah lama dikenal, destinasi wisata rintisan juga menjadi tujuan para pelancong selama Nataru.

Taufik mencontohkan, destinasi ekowisata Gerbang Raung di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.

Pada beberapa moment saat Nataru, tempat wisata itu dipenuhi oleh wisatawan yang ingin merasakan sensasi berlibur di alam.

Taufik menjelaskan, banyaknya wisatawan selama Nataru berdampak bersar terhadap berbagai sektor.

Terutama sektor yang berkaitan terhadap pariwisata. Baik berkaitan secara langsung maupun tidak langsung.

Pelaku jasa wisata seperti hotel-homestay, usaha mikro kecil menengah (UMKM), persewaan kendaraan, dan berbagai sektor lain turut terangkat. 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved