Gempa Bumi Pacitan
Imbas Gempa Pacitan, Belasan Perjalanan Kereta Api di Daop 7 Madiun Dihentikan
Tercatat ada 11 perjalanan 11 kereta api, termasuk KA Malabar dari stasiun kota Malang, terpaksa dihentikan imbas terjadinya gempa bumi Pacitan
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Tercatat ada 11 perjalanan 11 kereta api, termasuk KA Malabar dari stasiun kota Malang, terpaksa dihentikan imbas terjadinya gempa bumi imbas gempa bumi Pacitan
- Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, membeberkan, berhentinya perjalanan KA itu sesuai Standar Operasional, apabila terjadi gempa semua kereta api berhenti, untuk menunggu pemeriksaan jalur
- Perjalanan KA selanjutnya diberangkatkan kembali ketika kondisi dipastikan aman
SURYAMALANG.COM, MADIUN - Gempa Pacitan pada Selasa (27/1/2026) pagi, tidak hanya menimbulkan kerusakan di sejumlah bangunan, tapi juga berdampak terhadap perjalanan kereta api.
Tercatat ada 11 perjalanan 11 kereta api, termasuk KA Malabar dari stasiun kota Malang, terpaksa dihentikan imbas terjadinya gempa bumi.
Baca juga: Gempa Bumi di Pacitan Terasa Hingga Malang, PT KAI Sempat Hentikan Sementara Perjalanan Kereta Api
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, membeberkan, sesuai Standar Operasional, apabila terjadi gempa semua kereta api berhenti, untuk menunggu pemeriksaan jalur.
“Menunggu dipastikan harus semua jalur aman dilewati kereta api di wilayah pasca gempa yang terasa," terang Tohari.
Menurutnya apabila gempa dirasakan, maka kereta api yang sedang dalam perjalanan diminta berhenti secara serentak.
Hal itu dilakukan oleh pengendali, melalui radio lokomotif terpusat.
“Setelah seluruh berhenti, selanjutnya petugas Unit Jalan dan Jembatan melakukan pemantauan, guna memastikan kondisi jalan maupun jembatan dalam kondisi aman dilewati KA pascagempa yang terasa,” tandas Tohari.
Baca juga: Kabupaten Malang Terdampak Gempa Bumi Pacitan, 2 Rumah di Sumbermanjing Wetan Rusak
Daftar 11 kereta Api yang Berhenti 'Darurat'
Belasan kereta api itu diantaranya Kereta Api Madiun Jaya (KA 143B) relasi Madiun-Pasarsenen berhenti di Stasiun Walikukun, Kereta Api Kahuripan (KA 274) relasi Kiaracondong-Blitar berhenti di Stasiun Walikukun.
Kemudian Kereta Api BIAS (KA 576A) relasi Adi Soemarmo-Madiun berhenti di Stasiun Madiun, Kereta Api Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen (KA 161) berhenti di Stasiun Madiun.
Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng-Pasarsenen (KA 89) berhenti di petak jalan antara Stasiun Saradan-Caruban.
Kereta Api Sancaka (KA 84B) relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng berhenti di petak jalan antara Stasiun Ngawi-Geneng.
Kereta Api Singasari (KA 150) relasi Pasarsenen-Blitar berhenti di petak jalan Magetan Madiun, Kereta Api Sancaka (KA 81B) relasi Surabayagubeng-Yogyakarta berhenti di Stasiun Nganjuk.
Lalu Kereta Api Malabar (KA 69) relasi Malang-Bandung berhenti di Stasiun Papar, Kereta Api Parcel Tengah (KA 302) di petak jalan antara Sukomoro-Baron, dan Kereta Api Commuter Line Dhoho (KA 402) berhenti di Stasiun Ngujang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/stasiun-madiun-nunggu-gempa.jpg)