Surabaya
Bocah di Surabaya Dicekoki Makanan Kucing dan Disiksa Paman-Tante
Bocah di Surabaya Dicekoki Makanan Kucing dan Disiksa Paman-Tante, Cak Ji Beri Respons dan Bantuan
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Disiksa dan dicekoki makanan kucing, begitulah nasib tragis yang dialami balita di Surabaya
- Merespons insiden ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, melakukan kunjungan untuk memantau kondisi balita tersebut
- Bahkan, Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya, Armuji, pun memberi dukungan terhadap korban kekerasan itu
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Balita di Surabaya mengalami pengalaman pahit, lantaran disiksa dan dicekoki makanan kucing.
Merespons insiden ini, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya, Budi Leksono, melakukan kunjungan untuk memantau kondisi balita tersebut.
Budi Leksono mengunjungi korban kekerasan yang masih balita itu bersama bendahara dan anggota Fraksi PDIP, Abdul Malik dan Eri Irawan, di sebuah rumah perawatan di Osowilangun, Surabaya, Rabu (25/2/2025).
Fraksi PDIP itu mendesak korban mendapatkan perlindungan, pemulihan, dan hak-haknya sebagai anak secara utuh. Termasuk menjamin masa depan pendidikannya.
"Kami berempati dan akan terus menguatkan anak kita yang masih balita."
"Dia punya masa depan," ucap Bulek, sapaan Budi Leksono, kepada SURYAMALANG.COM.
Balita tersebut jadi korban kekerasan. Perlakuan tidak manusiawi diterima hingga disiksa dan diberi makanan kucing.
Perlakuan tidak pantas itu diterima balita tersebut saat dia tinggal bersama paman dan bibinya di sebuah kamar kos di Bangkingan, Lakarsantri, Surabaya.
Baca juga: Tangis Pilu Ibu di Petemon Surabaya Dijambak dan Dicekik Anak Kandung: Ya Allah Pak, Salahku Opo
Informasi yang diterima, dia diduga hanya diberi makan makanan kucing, dipukuli, disundut rokok, bahkan digigit pada bagian punggung.
Bocah berinisial KRN itu pun meronta dan menangis sejadi-jadinya hingga ditolong warga.
Tetangga yang curiga dengan tangisannya kemudian menolong dan melaporkan ke kepolisian.
Dua pelaku, paman dan bibinya telah diamankan polisi. Saat ini kasus kekerasan anak ini tengah ditangani kepolisian.
Tidak Manusiawi
Kekerasan apa pun, apalagi kekerasan fisik hingga diberi makanan kucing.
Ketua Fraksi PDIP, Bulek, mengecam keras dan menyebut bahwa tindakan itu tidak manusiawi. Melukai kemanusiaan.
Bendahara Fraksi Abdul Malik menekankan pentingnya penanganan menyeluruh dan berkelanjutan terhadap korban, tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga pemulihan psikologis dan jaminan masa depan anak.
| Hadapi Kemarau Panjang 2026, Gubernur Jatim Perintahkan Pantau Potensi Titik Api Demi Cegah Karhutla |
|
|---|
| Trans Jatim Buka Layanan Ekspedisi, Tarif Rp 2500 per Kg di Wilayah Gerbangkertasusila, Masih Gratis |
|
|---|
| Bensin Sawit Hasil Penelitian ITS Bisa Jadi Sumber Energi Terbarukan |
|
|---|
| Aturan Baru SPMB 2026: Nilai TKA Jadi Syarat Jalur Prestasi, Kuota Sekolah Swasta Ikut Diperluas |
|
|---|
| Cara Kirim Paket Lewat Bus Trans Jatim: Kini Buka Layanan Ekspedisi dan Masih Gratis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Ketua-Fraksi-PDIP-DPRD-Surabaya-Budi-Leksono-mengunjungi-anak-diberi-makan-makanan-kucing.jpg)