Senin, 13 April 2026

Tulungagung

Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak Akibat Diterjang Angin Puting Beliung

Robohnya pohon disebabkan angin puting beliung di Tulungagung. Ada 6 rumah yang rusak di wilayah RT 3 RW 3 Dusun Srigading

Penulis: David Yohanes | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
MENIMPA RUMAH - Petugas BPBD berusaha mengevakuasi pohon sukun yang ambruk dan menimpa rumah usai dilanda puting beliung, di Dusun Srigading, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (3/3/2026). Puluhan rumah rusak akibat diterjang puting beliung ini. 

Ringkasan Berita:
  • Pohon sukun ambruk menimpa bangunan Madrasah Diniyah dan rumah warga di Dusun Srigading, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung
  • Robohnya pohon ini disebabkan angin puting beliung yang melanda kawasan ini
  • Awalnya hanya angin kencang yang bertiup beberapa menit, namun tidak sampai merusak
  • Setelah angin pertama reda, ada jeda antara 3-5 menit datang gelombang kedua dengan kekuatan lebih besar

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Sebuah pohon sukun ambruk menimpa bangunan Madrasah Diniyah dan rumah warga di Dusun Srigading, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Selasa (3/3/2026) sore.

Robohnya pohon ini disebabkan angin puting beliung yang melanda kawasan ini.

Setidaknya ada sekitar 6 rumah yang rusak di wilayah RT 3 RW 3 Dusun Srigading saja.

“Yang paling parah tertimpa pohon sukun ini,” ujar salah satu warga setempat, Imam, kepada SURYAMALANG.COM.

Menurut Imam, angin bertiup saat hujan sekitar pukul 15.00 WIB dari arah selatan.

Awalnya hanya angin kecang yang bertiup beberapa menit, namun tidak sampai merusak.

Setelah angin pertama reda, ada jeda antara 3-5 menit datang gelombang kedua dengan kekuatan lebih besar.

Baca juga: Polisi Menyita 1 Kg Bubuk Mesiu dari Dua Bocah di Sumbergempol Tulungagung

“Angin kedua ini lebih kuat dan berputar-putar sangat cepat. Bertiupnya juga tidak lama,” sambung Imam.

Tiupan puting beliung ini hanya sekitar 1 menit dari arah selatan bergerak ke timur laut.

Meski sebentar, dampak kerusakan yang ditimbulkan sangat besar.

Puluhan rumah rusak pada bagian atapnya, sejumlah pohon ambruk termasuk pohon sukun yang menimpa madrasah dan rumah milik Abdul Kharim.

“Kebanyakan rusak di bagian atapnya. Asbes pecah, genteng rontok,” katanya.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung berupaya menyingkirkan batang pohon sukun yang masih menimpa rumah dan madrasah.

Dengan gergaji mesin, petugas memotong sedikit demi sedikit batang pohon dan mengikatnya dengan tali agar tidak jatuh menimpa bangunan.

Upaya ini membutuhkan waktu namun lebih aman karena tidak menimbulkan kerusakan.

Rincian Kerusakan Rumah

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved