Kamis, 9 April 2026

Jombang

Angin Puting Beliung Menerjang Jogoroto Jombang, Belasan Rumah dan Warung Rusak

Angin puting beliung menerjang Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Minggu (8/3/2026)

Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
PUTING BELIUNG - Tampak rumah warga yang terdampak angin puting beliung yang melanda Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (8/3/2026). Hujan deras disertai angin melanda wilayah setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang diterjang angin puting beliung, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB
  • Angin datang bersamaan dengan hujan tersebut mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan dan satu warung dilaporkan roboh hingga rata dengan tanah
  • Pantauan SURYAMALANG.COM di lokasi, sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas dan beterbangan akibat kuatnya embusan angin

Laporan Anggit Pujie Widodo

SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Embusan angin puting beliung menerjang Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Terjangan angin kencang yang datang bersamaan dengan hujan tersebut mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan dan satu warung dilaporkan roboh hingga rata dengan tanah.

Pantauan SURYAMALANG.COM di lokasi, sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terlepas dan beterbangan akibat kuatnya embusan angin.

Bahkan, dua rumah warga mengalami kerusakan cukup berat sehingga atapnya terpaksa ditutup sementara menggunakan terpal.

Seorang warga setempat, Desy Andra (34), menuturkan bahwa peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung sangat cepat.

Menurutnya, sebelum angin datang, wilayah tersebut hanya diguyur gerimis.

Baca juga: Sahur On The Road di Jombang Diwarnai dengan Hiburan Penari Seksi dan Sound Horeg

"Awalnya hanya gerimis, tidak terlalu deras."

"Tapi tiba-tiba anginnya sangat kencang dan langsung menerbangkan material bangunan sampai ke depan musala," ucapnya, Minggu (8/3/2026).

Ia menjelaskan, angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan hanya berlangsung beberapa saat.

Meski singkat, dampaknya cukup besar bagi warga sekitar.

"Kejadiannya cepat sekali, tidak lama. Di sekitar sini ada sekitar enam rumah yang terdampak," ujarnya melanjutkan.

Kerusakan paling parah, lanjut Desy, terjadi pada bagian teras dan atap rumah yang terlepas diterpa angin.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena material bangunan yang beterbangan tidak sampai masuk ke dalam rumah.

"Waktu kejadian ada pemilik rumah di dalam, tapi materialnya tidak sampai masuk ke rumah," jelasnya.

Baca juga: Angin Kencang Terjang Tajinan dan Poncokusumo Malang, Puluhan Rumah Warga Mengalami Kerusakan

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved