Rabu, 13 Mei 2026

Nganjuk

SPPG Mojorembun Nganjuk Minta Maaf Terkait Siomay Keras Seperti Batu di Menu Program MBG

SPPG Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Nganjuk buka suara seusai munculnya video viral menu siomay yang bertekstur keras seperti batu

Tayang:
Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
MENU MBG - Sebuah video menampilkan warga berupaya melumat siomay menggunakan ulekan viral di media sosial. Siomay itu merupakan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Saking kerasnya, siomay itu sudah dihancurkan menggunakan ulekan. 

Ringkasan Berita:
  • Menu MBG di Nganjuk viral karena menyajikan siomay yang keras seperti batu
  • SPPG Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk pun meminta maaf atas insiden ini
  • Pihak SPPG telah memberikan ganti susu sebagai kompensasi yang didistribusikan

SURYAMALANG.COM, NGANJUK - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojorembun, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk buka suara seusai munculnya video viral menu siomay yang bertekstur keras seperti batu.

Siomay itu disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojorembun.

Secara terbuka, SPPG Mojorembun mengunggah surat permohonan maaf di akun TikTok resminya.

Garis besar isinya, pihak pengelola memohon maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini.

Mereka juga mengakui kesalahannya dan berkomitmen terus berupaya memperbaiki layanan.

Pihak SPPG telah memberikan ganti susu sebagai kompensasi yang didistribusikan, Jumat (13/3/2026).

Baca juga: Siomay Sekeras Batu Tersaji dalam Menu MBG di Nganjuk, Tak Bisa Hancur Meski Dilumat Pakai Ulekan

Anggota Satgas MBG Kabupaten Nganjuk, Judy Ernanto mengonfirmasi permohonan maaf SPPG Mojorembun.

Surat itu dikatakan dari Kepala SPPG Mojorembun.

"Permohonan maaf sudah diposting juga di akun TikToknya," katanya kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (14/3/2026).

Satgas telah memberikan peringatan terhadap pengelola SPPG Mojorembun.

Pengelola juga diminta memperhatikan kualitas makanan sebelum disalurkan dengan seksama.

"Kelayakan makanan harus diutamakan supaya tidak membuat kegaduhan dan merugikan penerima manfaat."

"Kami ingatkan jangan sediakan menu yang tak layak," jelasnya.

Baca juga: Ada Belatung di Menu MBG, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 Kota Malang

Kepala SPPG Mojorembun, Muhamad Agung Hidayat Ali mengungkapkan kesalahan teknis dalam pengolahan yang membuat siomay bertekstur keras.

Pihaknya pun bertanggung jawab dengan mengganti menu itu.

"Menunya sudah kami ganti. Kami konfirmasi ke tiap sekolah, ada pengganti menu," paparnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved