Senin, 4 Mei 2026

Surabaya

Penetapan Sistem WFH Tiap Rabu bagi ASN Pemprov Jatim Demi Hemat BBM, Dilarang 'Libur Terselubung'

Kabar terbaru untuk seluruh ASN Pemprov Jatim! Gubernur Khofifah resmi umumkan sistem kerja dari rumah (WFH) yang mulai berlaku minggu depan.

Tayang: | Diperbarui:
SURYAMALANG.COM/Fatimatuz Zahro
SISTEM WFH ASN - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggelar apel sekaligus Halal Bihalal bersama ASN pasca libur Hari Raya Idulfitri di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Jalan Pahlawan No 110 Surabaya, Rabu (25/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemilihan hari Rabu sebagai waktu WFH didasarkan pada hasil evaluasi teknis untuk menghindari potensi long weekend jika dilakukan pada hari Jumat, yang justru dikhawatirkan meningkatkan konsumsi BBM untuk rekreasi. 
  • Berdasarkan perhitungan Pemprov Jatim, setiap ASN rata-rata menempuh jarak 28 km pulang-pergi ke kantor, sehingga kebijakan ini secara signifikan akan menekan penggunaan BBM harian.
  • Gubernur Khofifah menegaskan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) akan memantau absensi secara ketat.

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebagai langkah konkret penghematan energi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) berkala bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN)-nya. 

Strategi ini diambil setelah melalui perhitungan teknis yang menunjukkan setiap pegawai rata-rata menempuh jarak 28 kilometer per hari untuk mobilitas kantor.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan pemilihan hari Rabu sebagai jadwal WFH bertujuan untuk memutus potensi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlebih jika kebijakan dilakukan berdekatan dengan akhir pekan atau long weekend.

Rencana penerapan WFH, baik untuk ASN hingga sektor swasta telah diungkapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Baca juga: Selecta Tetap Jadi Primadona di Kota Batu saat Libur Lebaran dengan Tiket Murah, Pengunjung Melonjak

Pemerintah secara serius tengah mematangkan regulasi WFH tersebut sebagai upaya penghematan energi nasional di tengah melonjaknya harga minyak mentah dunia akibat eskalasi konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan wacana ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto guna mendorong efisiensi besar-besaran.

Penerapan WFH Setiap Rabu bagi ASN Pemprov Jatim

Ketika menggelar apel sekaligus Halal Bihalal bersama ASN pasca-libur Hari Raya Idulfitri, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengumumkan penetapan WFH bagi ASN Pemprov Jatim.

Khofifah menyatakan, Pemprov Jatim akan mulai menerapkan sistem WFH bagi ASN guna menjaga kesinambungan pelayanan publik dan mendukung upaya pemerintah pusat dalam penghematan BBM.

“Mulai minggu depan WFH kita dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi Senin Selasa Kamis dan Jumat kita bekerja secara optimal" ujarnya di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jatim, Rabu (25/3/2026) pagi.

"Sistem WFH ini kita laksanakan selaras dengan kebijakan penghematan BBM dari pemerintah pusat,” tegas Khofifah.

Baca juga: Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Malang, Diduga Melompat dari Lantai 11 Apartemen Suhat

Khofifah menekankan, WFH bukan tambahan libur atau pun cuti, melainkan mekanisme kerja fleksibel yang tetap menuntut kedisiplinan, tanggung jawab, dan produktivitas tinggi dari seluruh ASN.

Meski diterapkan sistem WFH, pelayanan publik tidak boleh berkurang; justru kinerja harus tetap optimal dan koordinasi harus tetap kuat.

Alasan Pemilihan Hari Rabu dan Efisiensi BBM

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan WFH merupakan pilihan tepat dibanding Work From Anywhere (WFA).

Alasannya, ketika seorang ASN melaksanakan tugasnya di rumah, maka akan terkonfirmasi oleh seluruh anggota keluarga sehingga dirasa lebih produktif dan saling memberikan dukungan.

“WFH di rumah seluruh anggota keluarga bisa melakukan monitoring bahwa suami/istri hingga anggota keluarga lain bisa turut mensuport sedang bekerja dan melaksanakan pekerjaan dari rumah,” terangnya.

Baca juga: Filipina Krisis Pangan dan Cadangan BBM Sisa 45 Hari, Presiden Umumkan Darurat Energi Nasional 2026

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved