Surabaya
Khofifah dan Emil Dardak Tegaskan Jatim Harus Antisipasi Dampak Perang Timur Tengah
Dampak perang Timur Tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Minta kepada daerah bersiap.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Frida Anjani
Ringkasan Berita:
- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Dardak menegaskan pentingnya antisipasi dampak perang Timur Tengah terhadap ekonomi daerah.
- Dalam forum halal bihalal di Grahadi, keduanya mengumpulkan bupati dan wali kota se-Jatim untuk berdiskusi.
- Perang Amerika-Israel dan Iran disebut berpengaruh pada harga BBM, pangan, hingga logistik.
- Pemerintah daerah diminta waspada terhadap potensi spekulan dan panic buying.
SURYAMALANG.COM, SURABAYA -Dampak perang Timur Tengah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur Emil Dardak mengingatkan bupati dan wali kota agar aktif mengantisipasi gejolak ekonomi.
Forum halal bihalal di Grahadi menghadirkan narasumber dari pemerintah pusat hingga akademisi.
Emil menegaskan, meski Jatim mencatat surplus perdagangan, ancaman spekulan dan kenaikan harga tetap harus diwaspadai.
Bahas Dampak Perang Timur Tengah
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengumpulkan Bupati Wali Kota se Jatim dalam halal bilal yang diisi dengan diskusi dampak perang timur tengah, di Grahadi, Rabu (25/3/2026).
Diskusi ini turut menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah pusat mulai dari Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso (secara daring), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim, serta Dosen Ekonomi Pembangunan Universitas Airlangga Gigih Prihantoro.
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak yang berperan segebai pemandu diskusi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah kesempatan untuk membuka mata dan memberikan gambaran terkait dampak perang antara Amerika-Israel dan Iran yang memicu ketegangan di Timur Tengah.
“Karena sebagaimana kita ketahui bahwa dampaknya nyata kepada seluruh negara di dunia. Apa yang terjadi di Timur Tengah berdampak pada perekonomian, kepada jalur logistik, UMKM mulai mengeluhkan kenaikan harga plastik,” tegas Emil.
Berbagai langkah sudah dilakukan, seperti terkait BBM pemerintah pusat berusaha untuk menahan gejolak harga dan membatasi penggunaan BBM.
Emil menyebut Jatim patut bersyukur bahwa secara keseluruhan berdasarka simulasi Bappenas mengatakan bahwa dampak di Jawa Timur relatif lebih tidak seberat simulasi di daerah lain. Tapi kondisi ini tidak boleh membuat Jatim lengah.
“Karena memang betul tahun lalu kita sudah mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas nasional. Dimana salah satunya ekspor kita tumbuh 16 persen lebih dan kemudian impor kita turun 2,75 persen. Ini membuat kita ini jarang-jarang nih terjadi Jawa Timur terjadi surplus perdagangan internasional, biasanya kita surplus perdagangan dalam negeri,” tegasnya.
Untuk itu lewat forum ini ditegaskan bahwa perlambatan perdagangan global pasti berpengaruh terhadap Jawa Timur. Dan pemda harus aktif mengantisipasi sesuatu yang tidak mudah dihadapi semua.
“Para bupati walikota harus bersiap-siap termasuk misalnya kalau ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Yang ingin manfaatkan gejolak BBM atau gejolak harga pangan, jika ada tindakan menimbun, dan panic buying,” tegas Emil.
Ia menyebut memang ada yang namanya lindung nilai terutama bagi Indonesia yang termasuk produsen komoditas, apakah itu batubara, sawit dan lain sebagainya. Kenaikan nilai komoditas lain ini yang berjalan berseiring dengan kenaikan harga minyak. Semua sudah dilakukan hitungan teknis dan simulasi.
“Tadi instruksi yang diteruskan memang kita harus memastikan beberapa perangkat yang sudah tersedia selama ini, seperti TPID, harus lebih gercep lagi nih untuk mendeteksi kemungkinan terjadi spekulan-spekulan yang muncul spekulan-spekulan yang coba tuh manfaatkan,” ujarnya.
Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com
perang timur tengah
Khofifah Indar Parawansa
Emil Dardak
perang
Jawa Timur
meaningful
SURYAMALANG.COM
| Hari Pertama Kerja Seusai Lebaran 2026, Cak Eri dan Bunda Rini Gelar Halal Bihalal Pemkot Surabaya |
|
|---|
| Pemkot Surabaya Belum Terapkan Sekolah Online, Cak Eri: Belajar Daring Hemat BBM, Tapi Ada Risiko |
|
|---|
| Ada WFA Pasca Lebaran 2026, Eri Cahyadi Pastikan Pelayanan Pemkot Surabaya Berjalan 100 Persen |
|
|---|
| Gubernur Khofifah Lantik 128 Kepala Sekolah di Jawa Timur, Motivasi Cetak Generasi Unggul |
|
|---|
| Waspada Modus 'Teman Baru' di Warung Kopi: Motor Vario di Surabaya Raib, Pelaku Berdalih Beli Rokok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Gubernur-Jawa-Timur-Khofifah-Indar-Parawansa-mengumpulkan-Bupati-Wali-Kota-se-Jatim.jpg)