Jumat, 10 April 2026

Surabaya

Wedding Organizer Abal-abal Bikin Rugi Warga Surabaya hingga Puluhan Juta, Korban Lapor ke Cak Ji

Wedding Organizer Abal-abal Bikin Rugi Warga Surabaya hingga Puluhan Juta, Korban Lapor ke Cak Ji

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
WO GADUNGAN - Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, saat mendatangi kantor wedding organizer (WO) di Rungkut Asri Timur XII, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Vendor WO ini banyak menipu hingga merugikan banyak korban. Saat ini kasusnya dilaporkan ke Polres Mojokerto Kota. 

Ringkasan Berita:
  • Kelakuan wedding organizer (WO) abal-abal bikin warga Surabaya menjadi korban hingga rugi Rp 52 juta
  • Korban bernama Widya, warga Lidah Wetan, Kota Surabaya. Ia tidak hanya bingung bagaimana mencari uang pengganti untuk pesta perkawinan, tapi juga kehilangan uang puluhan juta
  • Sementara pemilik WO yang diketahui asal Mojokerto tak bisa berbuat banyak. Ternyata, tidak hanya Widya yang menjadi korban WO abal-abal ini. Banyak korban bernasib serupa

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Warga Lidah Wetan, Kota Surabaya, Widya, mengaku menjadi korban penipuan wedding organizer (WO).

Keluarganya gagal mendapat layanan pesta pernikahan hingga mengalami kerugian mencapai Rp 52 juta.

Waktu yang dijanjikan tinggal janji tanpa bukti.

Hingga tiba waktu pesta pernikahan, sang WO malah membatalkannya.

Padahal keluarga Widya sudah mentransfer semua nilai yang diinginkan.

Kini, Widya trauma. Tidak hanya bingung bagaimana mencari uang pengganti untuk pesta perkawinan, tapi juga kehilangan uang puluhan juta.

Sementara pemilik WO yang diketahui asal Mojokerto tak bisa berbuat banyak.

Ternyata, tidak hanya Widya yang menjadi korban WO abal-abal ini.

Banyak korban bernasib serupa.

Kini, penipuan dengan modus vendor WO dengan penawaran menarik itu ditangani kepolisian di Mojokerto.

Kronologi

Widya mendatangi pameran wedding di Delta Plaza Surabaya.

WO yang bersangkutan menawarkan harga miring dan memberi banyak benefit hingga bonus-bonus layanan.

"Tapi syaratnya harus langsung bayar lunas di tempat. Saya lunasi."

"Kemudian, pada H-3 sebelum pesta pernikahan, tiba-tiba pihak WO datang ke saya kalau tak bisa merealisasikan," ungkap Widya.

Kejadian itu terjadi sekitar 26 Maret 2026.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved