Sabtu, 9 Mei 2026

OTT KPK Bupati Tulungagung

Profil Lengkap Dwi Yoga Ambal Ajudan Bupati Tulungagung: Alumni IPDN 'Juru Tagih' yang Kurang Ajar

Siapa sebenarnya Dwi Yoga Ambal? Alumni IPDN ini jadi sorotan bukan karena prestasinya, tapi sosoknya sebagai tangan kanan Bupati Tulungagung.

Tayang:
Tribunnews/Jeprima/SURYAMALANG.COM/Istimewa
BUPATI TULUNGAGUNG TERSANGKA - Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo (KIRI) mengenakan rompi oranye saat berjalan meninggalkan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Minggu (12/4/2026) dini hari. Dwi Yoga Ambal (KANAN) ajudan Gatut Sunu Wibowo yang sama-sama ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Sosoknya dikenal arogan dan kurang ajar oleh para Kepala OPD, terutama saat menagih uang. 

Ringkasan Berita:
  • Dwi Yoga Ambal, ajudan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, resmi ditahan KPK bersama sang bupati atas dugaan korupsi dan pemerasan. 
  • Yoga merupakan alumni MAN 2 Tulungagung dan lulusan IPDN yang baru pindah ke Pemkab Tulungagung pada 2023. 
  • Selama menjadi ajudan, Yoga dikenal sebagai 'juru tagih' yang kerap menekan kepala OPD dengan nada bicara arogan. 
  • Bahkan, Yoga dikabarkan sempat melakukan perlawanan fisik terhadap petugas KPK yang hendak menangkap bupati di Pendapa.

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Nama Dwi Yoga Ambal mendadak jadi perbincangan hangat pasca-Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.

Sosok ajudan yang merupakan alumni IPDN angkatan XXV ini tidak hanya disorot karena status tersangkanya, tetapi juga karena perilakunya yang dikenal arogan dan kurang ajar oleh lingkungan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. 

Yoga yang dipercaya sebagai 'operator' bupati ini disebut-sebut kerap memperlakukan kepala dinas layaknya bawahan saat menjalankan misi penagihan uang.

Profil Dwi Yoga Ambal

Dwi Yoga Ambal ikut ditetapkan sebagai tersangka bersama Bupati Gatut Sunu Wibowo, dan keduanya telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK sejak Sabtu (11/4/2026).

Yoga merupakan alumni MAN 2 Tulungagung dan lulusan IPDN angkatan XXV.

Baca juga: Kepala Dinas di Tulungagung Bersyukur Dwi Yoga Tersangka, Dikenal Arogan dan Tak Punya Rasa Hormat

Karier Yoga dimulai saat ditugaskan di Jawa Tengah dan sempat menjadi ajudan di Kabupaten Rembang.

Yoga kemudian pindah ke Pemkab Tulungagung pada pertengahan 2023 di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).

Setelah Gatut Sunu Wibowo dilantik pada Februari 2025, Yoga pun dipilih menjadi ajudan bupati.

'Juru Tagih' yang Arogan

Selama menjabat, Dwi Yoga dikenal sebagai operator Gatut Sunu.

Sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Tulungagung menyebut Yoga sebagai juru tagih bupati.

Setiap kali Gatut Sunu meminta uang ke kepala OPD, Yoga yang akan menagihnya.

Sikap Yoga selama menjalankan misi tersebut dinilai arogan dan tidak memiliki rasa hormat.

“Dia itu kan masih sekelas staf, tapi sama kepala OPD sikapnya kurang ajar. Kepala OPD seperti bawahannya,” ucap seorang kepala dinas.

Baca juga: Bupati Tulungagung Kena OTT dan Jadi Tersangka Korupsi, Gubernur Khofifah Percayakan Kasus pada KPK

Yoga kerap menelepon dengan nada arogan, diduga karena merasa memiliki posisi strategis sebagai orang kepercayaan bupati. 

Bahkan, Yoga sempat menyamakan dirinya layaknya Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved