Rabu, 6 Mei 2026

Kabupaten Madiun

Angin Puting Beliung Melanda Kabupaten Madiun, Ratusan Warga di Kecamatan Gemarang Terdampak

Angin Puting Beliung Melanda Kabupaten Madiun, Ratusan Warga di Kecamatan Gemarang Terdampak

Tayang:
ISTIMEWA
PUTING BELIUNG - Rumah warga Dusun Serampangmojo, Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun rusak, Rabu (29/4/2026). Angin puting beliung menerjang ratusan rumah warga Desa Nampu, Selasa (28/4/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Angin puting beliung terjadi di Dusun Serampangmojo, Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun
  • Sejumlah rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang tersingkap akibat terjangan angin
  • Berdasarkan hasil asesmen sementara, sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan berat dengan tingkat kerusakan mencapai sekitar 80 persen

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Ratusan kepala keluarga di Dusun Serampangmojo, Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun terdampak angin puting beliung, Selasa (28/4/2026) malam.

Sejumlah rumah mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap yang tersingkap akibat terjangan angin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan peristiwa tersebut diawali hujan deras yang disertai angin kencang dari arah timur sejak sore hari.

"Kejadiannya diawali hujan disertai angin kencang dari arah timur sejak sore hari," ujar Boby kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (29/4/2026).

Berdasarkan hasil asesmen sementara, sedikitnya empat rumah warga mengalami kerusakan berat dengan tingkat kerusakan mencapai sekitar 80 persen.

Empat rumah tersebut milik Warinah, Puguh, Rike, dan Samijan yang berada di RT 22.

Selain kerusakan berat pada empat rumah, ratusan warga lainnya juga terdampak.

Mayoritas kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang tersapu angin.

Baca juga: Viral Polisi Terluka saat Menindak Pelanggar Lalu Lintas di Madiun, Tersenggol Bus Mercedes-Benz

"Total ada ratusan warga terdampak, mayoritas kerusakan pada bagian atap rumah yang tersapu angin," imbuhnya.

Tak hanya permukiman warga, bangunan pendopo milik salah satu perguruan silat di wilayah setempat juga mengalami kerusakan.

Di lokasi yang sama, sedikitnya empat pohon tumbang dan sempat mengganggu akses jalan warga.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya rumah yang mengalami kerusakan.

"Untuk korban jiwa nihil, namun kerugian material cukup signifikan karena banyak rumah terdampak," jelas Boby.

Usai kejadian, BPBD Kabupaten Madiun bersama TNI, Polri, serta perangkat desa langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal.

Warga juga bergotong royong mengevakuasi pohon tumbang serta membersihkan puing-puing bangunan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk penanganan lanjutan dan pendataan kebutuhan bantuan bagi warga terdampak," tandasnya.

Baca juga: Belah Dua Gunung Kapur, Bupati Sanusi Optimis Proyek PDAM Rp 250 Miliar Sukses di Malang Selatan

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved