Rabu, 6 Mei 2026

Tulungagung

Dugaan Malapraktik Kain Kasa Tertinggal Pasca-Operasi, Yayuk Laporkan RS dan Dokter di Tulungagung

Yayuk kini berjuang menuntut tanggung jawab RS Era Medika. Temuan kain kasa di ketiaknya pasca-operasi tumor telah banyak merugikan dirinya.

Tayang:
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
LAPORAN DUGAAN MALAPRAKTIK - Santoso, penasihat hukum Yayuk Setiawati (49) pekerja migran asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengatakan telah melaporkan dugaan malapraktik yang dilakukan RS Era Medika dan dokter bedah, dr IDPS pada Rabu (29/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Yayuk menjalani operasi pengangkatan tumor jinak di RS Era Medika pada 20 Desember 2025 dan sempat dinyatakan sehat hingga kembali ke Singapura pada 14 Januari 2026.
  • Setelah dua minggu di Singapura, luka operasi mengalami nyeri hingga pecah dan menampakkan kain kasa; diagnosis rumah sakit di Singapura mengonfirmasi adanya benda asing di dalam luka.
  • Mengingat biaya di Singapura mahal, Yayuk pulang ke Tulungagung dan menjalani operasi pengangkatan kain kasa di RS Prima Medika.

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Nasib malang menimpa Yayuk Setiawati (49), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, yang harus menjalani operasi ulang 

Yayuk terpaksa operasi ulang akibat ada kain kasa yang diduga tertinggal di ketiaknya pasca-operasi tumor jinak di Rumah Sakit (RS) Era Medika. 

Meski sempat kembali bekerja ke Singapura, luka operasinya justru pecah hingga menampakkan benda asing, yang memaksanya pulang ke Tanah Air untuk menuntut keadilan di Polres Tulungagung.

Kronologi Penemuan Kain Kasa

Yayuk melaporkan RS Era Medika yang berada di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut ke Polres Tulungagung pada Rabu (29/4/2026) atas tuduhan malapraktik.

Selain RS Era Medika, Yayuk juga melaporkan dr IGPS, dokter spesialis bedah yang menangani operasinya.

Menurut penasihat hukum Yayuk, Santoso SH, kliennya merupakan seorang pekerja migran di Singapura.

Baca juga: Klarifikasi KBIH Lamongan Bantah Jual Beli Kuota Haji Buntut Jemaah Gagal Berangkat Meski Lunas

Saat pulang ke Tulungagung, Yayuk memeriksakan benjolan di ketiak kanannya ke RS Era Medika pada 16 Desember 2025.

"Diagnosisnya tumor jinak dan harus diangkat. Akhirnya operasi dilaksanakan pada 20 Desember 2025," jelas Santoso.

Pasca-operasi, Yayuk sempat menjalani kontrol dengan dr IGPS pada 26 dan 30 Desember 2025, namun karena dr IGPS cuti, kontrol pada 6 dan 12 Januari 2026 ditangani oleh dokter lain. 

Setelah dinyatakan sehat, Yayuk pun kembali ke Singapura pada 14 Januari 2026.

"Dua Minggu di Singapura, Yayuk merasakan nyeri di lokasi yang pernah dioperasi. Dia sempat ke klinik dan diberi obat," sambung Santoso.

Baca juga: Bupati Sanusi Tinjau Puskesmas dan RSUD Lawang Malang, Pastikan Kualitas Layanan Kesehatan

Kondisi luka bekas operasi tersebut justru semakin parah hingga akhirnya pecah. Dari luka yang pecah itulah terlihat adanya benda asing berupa kain kasa.

Majikan Yayuk kemudian membawanya ke sebuah rumah sakit di Singapura.

"Diagnosis rumah sakit ada benda asing di dalam luka. Penjelasan ada kain kasa yang tertinggal," tambah Santoso.

Yayuk Pulang ke Tulungagung

Meski diminta segera operasi, Yayuk memilih pulang ke Tulungagung karena kendala biaya, dengan bantuan pinjaman uang dari majikannya untuk transportasi dan pengobatan.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved