Jumat, 15 Mei 2026

Sampang

Terseret Ombak Pantai Tajungan Sampang Madura, Bocah Usia 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Terseret Ombak Pantai Tajungan Sampang Madura, Bocah Usia 11 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Tayang:
Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
TEWAS TENGGELAM - Bocah berusia 11 tahun asal Dusun Paneneran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura ditemukan sudah tidak bernyawa. Korban meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Tajungan, Minggu (10/5/2026) pagi. 
Ringkasan Berita:

Laporan Hanggara Pratama

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Bocah berusia 11 tahun asal Dusun Paneneran, Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura ditemukan sudah tidak bernyawa.

Korban diketahui bernama Ahmad Badrus Sholeh Alfaqih meninggal dunia usai terseret ombak di Pantai Tajungan, Minggu (10/5/2026) pagi.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan bahwa, saat kejadian, kondisi ombak di Pantai Tajungan dilaporkan cukup tinggi disertai arus yang kuat.

"Korban selesai olahraga bersama tiga temannya, kemudian bermain sekaligus mandi di laut sekitar Pantai Tajungan," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM.

Saat sedang mandi, korban tiba-tiba terseret ombak.

Salah satu temannya sempat berusaha menolong dengan memegang tubuh korban.

Namun derasnya arus membuat pegangan terlepas hingga korban hilang dari pantauan.

Baca juga: Gadis Belia Berusia 14 Tahun Diduga Jadi Korban Asusila Oleh Pamannya di Sampang Madura

"Dua teman korban lainnya berhasil menyelamatkan diri dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada warga serta petugas terkait," terangnya.

Tim BPBD Kabupaten Sampang bersama unsur gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian menggunakan perahu karet di sekitar titik korban tenggelam.

Dalam operasi pencarian itu, korban akhirnya ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka pada bagian pelipis mata hingga menghitam," tutur AKP Eko.

Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Untuk diketahui, operasi SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD Sampang, Pos AL Banyuates, Samapta Polres Sampang, Polsek Sokobanah dan masyarakat setempat resmi ditutup setelah korban ditemukan.

Baca juga: Ironi Tewasnya Kuli Asal Sampang Dibacok Pria di Rel KA Surabaya Usai Menyapa Sopan Amit mas

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved