Minggu, 17 Mei 2026

Kabupaten Kediri

Jual Beli Sapi di Kediri Meningkat Jelang Iduladha, Pasar Hewan Tertek Diserbu Pedagang Luar Daerah

Jual beli ternak di Pasar Hewan Tertek Pare Kabupaten Kediri mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Iduladha

Tayang:
Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM
JUAL BELI - Suasana Pasar Hewan Tertek Pare, Kabupaten Kediri, Minggu (17/5/2026). Aktivitas jual beli hewan meningkat jelang Iduladha 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Lonjakan aktivitas jual beli ternak di Pasar Hewan Tertek Pare Kabupaten Kediri menjelang Hari Raya Iduladha 2026
  • Ratusan sapi keluar masuk pasar yang menjadi salah satu pusat perdagangan ternak terbesar di wilayah Kediri tersebut
  • Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang Iduladha, khususnya untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular

Laporan Isya Anshori

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN KEDIRI - Aktivitas jual beli ternak di Pasar Hewan Tertek Pare Kabupaten Kediri mengalami lonjakan signifikan menjelang Hari Raya Iduladha 2026.

Ratusan sapi keluar masuk pasar yang menjadi salah satu pusat perdagangan ternak terbesar di wilayah Kediri tersebut.

Tim kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri turun langsung melakukan pemeriksaan dan monitoring di pasar hewan, Minggu (17/5/2026) pagi.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan ternak sekaligus mengecek ketersediaan hewan kurban di Kabupaten Kediri.

Pelaksana Tugas Kepala DKPP Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih mengatakan monitoring dilakukan sebagai langkah antisipasi menjelang Iduladha, khususnya untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis.

"Hari ini kami melaksanakan monitoring dan evaluasi menjelang Iduladha."

"Kami memastikan hewan-hewan yang masuk pasar benar-benar sehat," jelasnya saat ditemui di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, pihaknya mengaku tidak menemukan sapi yang menunjukkan gejala penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), maupun penyakit hewan menular lainnya.

"Hasil pantauan kami, dari masuk sampai keliling pasar, Alhamdulillah tidak menemukan hewan yang menunjukkan gejala sakit, baik PMK, LSD maupun penyakit hewan menular lainnya," jelasnya.

Baca juga: Pria Kediri Bawa 2 Kg Sabu-sabu untuk Diedarkan di Bali, Tertangkap di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

Selain memastikan kesehatan ternak, DKPP juga memantau pergerakan lalu lintas sapi yang disebut mengalami peningkatan tajam dibanding tahun sebelumnya.

Hari itu, lebih dari 300 ekor sapi tercatat keluar masuk Pasar Hewan Tertek Pare.

Menurut Tutik, tingginya transaksi dipicu besarnya permintaan hewan kurban dari berbagai daerah.

Pedagang dan pembeli datang tidak hanya dari wilayah Kediri, namun juga luar daerah seperti Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Madiun, Malang hingga Kota Batu.

"Permintaan ternak di Kabupaten Kediri tahun 2026 ini luar biasa sekali. Yang masuk banyak, yang keluar juga luar biasa," ungkapnya.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved