Jumat, 22 Mei 2026

Gresik

Modus Penumpang Begal Driver Ojol Surabaya di Gresik, Dipukul Kayu hingga Motor Scoopy Raib

Andy Sebastian (29), driver ojol asal Surabaya, bernasib apes setelah dibegal oleh penumpangnya sendiri saat mengantar orderan ke Menganti, Gresik.

Tayang: | Diperbarui:
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
OJOL DIBEGAL PENUMPANG - Suasana di lokasi kejadian Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (20/5/2026) malam. Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, Andy Sebastian (29), menjadi korban pembegalan oleh penumpangnya sendiri. 

Ringkasan Berita:
  • Aksi kriminalitas modus berpura-pura menjadi penumpang menyasar seorang driver ojol bernama Andy Sebastian (29), warga Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya
  • Peristiwa tragis ini bermula ketika korban menerima orderan melalui aplikasi Indrive dari Tanjung Perak menuju Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik, sekitar pukul 19.30 WIB. 
  • Sesampainya di lokasi kejadian yang kondisinya sepi dan gelap, pelaku berdalih rumah temannya tidak bisa dihubungi.

SURYAMALANG.COM, GRESIK - Seorang pengemudi ojek online (ojol) asal Tanjung Perak, Surabaya, Andy Sebastian (29), menjadi korban pembegalan oleh penumpangnya sendiri di kawasan kaplingan sepi Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Rabu (20/5/2026) pukul 21.00 WIB.

Korban yang tidak menaruh curiga selama perjalanan mendadak dipukul menggunakan balok kayu pada bagian kepala dari arah belakang.

Akibat pukulan kayu tersebut, korban mengalami luka-luka dan kehilangan sepeda motor Honda Scoopy miliknya yang dibawa kabur pelaku.

Dibegal Penumpang Sendiri

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologis kejadian bermula sekitar pukul 19.30 WIB, saat korban menerima orderan melalui aplikasi Indrive.

Orderan tersebut meminta korban mengantarkan pelaku dari Tanjung Perak menuju Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, dengan tujuan ke rumah teman terduga pelaku.

Baca juga: Isak Haru dan Tabur Bunga Usai Ojol Iqbal Tewas Akibat Gundukan Proyek SR Tuban, Ultimatum 7 Hari

Selama dalam perjalanan, korban sama sekali tidak merasa curiga dengan penumpang yang dibawanya.

Namun, kondisi berubah drastis saat mereka hendak memasuki lokasi kejadian yang mengarah ke jalanan sepi dan gelap.

"Pada saat sampai di sana terduga pelaku bilang rumah teman yang menjadi tujuan tidak bisa ditelepon. Sehingga korban diajak keliling di jalan kaplingan," ujar Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, Jumat (22/5/2026).

Korban Dipukul Pakai Kayu

Saat kendaraan berhenti dan korban masih berada di atas sepeda motor, terduga pelaku tiba-tiba memukul kepala korban dari arah belakang menggunakan benda tumpul seperti kayu.

Pukulan tersebut membuat korban seketika jatuh tersungkur.

Sepeda motor korban pun ikut roboh dalam kondisi mesin masih menyala, sementara remote kunci masih dipegang oleh korban.

Baca juga: Update Demo 3000 Ojol dari Malang sampai Ngawi Tumpah di Surabaya, Tagih Tarif Rp3.800 Per Km

Melihat situasi tersebut, korban langsung lari ketakutan menuju ke area persawahan.

Tragisnya, terduga pelaku terus mengejar korban ke tengah sawah sambil mengacungkan sebatang kayu demi meminta remote kunci sepeda motor tersebut.

"Korban akhirnya lari ke arah barat untuk minta tolong ke warga. Setelah kembali ke lokasi sepeda motor korban sudah tidak ada," ungkap AKP Arif Rahman.

Korban Alami Luka-Luka

Akibat kejadian mencekam itu, korban mengalami luka-luka di bagian lengan, lutut, serta leher.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved