Kamis, 28 Mei 2026

Mojokerto

Banyak Tanggal Merah, Pemasangan Pagar Pengaman Jembatan Cangar Digeser Setelah Idul Adha

Rencana pemasangan pagar besi pengaman di Jembatan Cangar yang viral pasca-insiden fatal terpaksa dijadwal ulang.

Tayang: | Diperbarui:
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
PAGAR CEMBATAN CANGAR - Petugas membubarkan kerumunan pengunjung yang berkerumun di tengah Jembatan Cangar. Kini, realisasi pemasangan pagar besi pengaman di "Jembatan Kembar" Cangar masih terhambat kendala teknis akibat banyaknya hari libur nasional sepanjang bulan Mei. Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, dikonfirmasi Senin (25/5/2026), terpaksa menggeser jadwal pengerjaan proyek. 

Ringkasan Berita:
  • Pemasangan pagar besi pengaman di Jembatan Cangar 1 (Kota Batu) dan Jembatan Cangar 2 (Kabupaten Mojokerto) yang awalnya dijadwalkan pada pertengahan Mei 2026, terpaksa digeser hingga usai Hari Raya Idul Adha. 
  • PPK Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan Wilayah 1 Mojokerto PU Bina Marga Jatim, Tri Cahyo Utomo, mengungkapkan penundaan ini dipicu oleh kendala teknis di pihak penyedia (vendor) e-Katalog.
  • Selain perubahan jadwal, pihak otoritas juga mengubah rancangan ketinggian pagar besi.

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Realisasi pemasangan pagar besi pengaman di "Jembatan Kembar" Cangar masih terhambat kendala teknis akibat banyaknya hari libur nasional sepanjang bulan Mei.

Imbas proses fabrikasi panel oleh penyedia yang tersendat tanggal merah tersebut, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur terpaksa menggeser jadwal pengerjaan proyek.

Proyek pemasangan pagar pengaman, semula direncanakan pada pertengahan Mei 2026, berubah menjadi setelah Hari Raya Idul Adha mendatang.

Rencananya, pagar pengaman akan dipasang di "Jembatan Kembar" yaitu, Jembatan Cangar 1 di Kota Batu dan Jembatan Cangar 2 wilayah administratif Kabupaten Mojokerto.

Kendala Fabrikasi Panel dan Tanggal Merah

PPK Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan Wilayah 1 Mojokerto, PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Tri Cahyo Utomo mengatakan, pengerjaan pagar pengaman Jembatan Cangar masih terus berproses, meski beberapa kali terkendala teknis mulai dari pihak penyedia dan faktor lainnya.

"Iya, dari penyedia proses fabrikasi panelnya. Ternyata Mei banyak tanggal merah, sehingga proses pengadaan kemarin juga terkendala," ujar Tri Cahyo, Senin (25/5/2026).

Baca juga: Target Pemasangan Pagar Besi di Jembatan Cangar Molor, Demi Keselamatan Dirancang dengan Matang

Tri Cahyo mengatakan, pemasangan pengaman jembatan akan segera dilakukan, untuk pengerjaan dilaksanakan oleh pihak penyedia atau vendor melalui e-Purchasing (e-Katalog).

Keberadaan pagar pengaman di jembatan ini begitu krusial, pasca dua kali insiden viral di jembatan Cangar.

Langkah ini demi meningkatkan keamanan, dan keselamatan wisatawan yang berkunjung atau melewati jalur wisata Mojokerto-Batu. 

"Kemungkinan efektif pengerjaan setelah lebaran (Idul Adha) ini," terangnya.

Desain Pagar Ditinggikan Jadi 2 Meter

Menurut Tri Cahyo, tinggi pagar pengaman pada awal perencanaan adalah sekitar 1,5 meter. Namun karena dinilai terlalu rendah, ketinggian pagar besi tersebut akhirnya diubah menjadi 2 hingga 2,5 meter.

"Kalau tingginya Insya'Allah dua meter, kemarin mau pakai yang jadi 1.5 meter terlalu rendah," pungkas Tri Cahyo.

Antisipasi Kerumunan dan Insiden Fatal

Pemasangan pagar pengaman dilakukan, guna antisipasi peristiwa tidak diinginkan yang sudah dua kali terjadi di Jembatan Cangar.

Dua korban meninggal dunia ditemukan di dasar Jembatan, adalah pemuda asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto dan pria asal Lumajang Jawa Timur.

Pria asal Trowulan, Kabupaten Mojokerto ditemukan meninggal dunia di dasar Jembatan Cangar, pada Selasa 31 Maret 2026 lalu.

Baca juga: Cegah Aksi Melenyapkan Nyawa, Pagar Pengaman Jembatan Cangar Bakal Dipasang Segera

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved