Surabaya
Viral Pendangkalan Kali Jagir Surabaya, DPRD Minta BBWS Segera Bertindak untuk Mengatasinya
Viralnya pendangkalan Kali Jagir Surabaya ini memantik reaksi keras Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Beredar konten viral di media sosial tentang pendangkalan Kali Jagir, Wonokromo, Surabaya
- Viralnya kondisi sungai besar di Surabaya ini memantik reaksi keras Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni
- Arif Fathoni meminta Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas segera turun tangan
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Pendangkalan Kali Jagir, Wonokromo, Surabaya viral di media sosial.
Viralnya kondisi sungai besar di Surabaya ini memantik reaksi keras Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni.
Arif Fathoni meminta Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas segera turun tangan.
"BBWS harus mengecek dan melakukan aktivitas normalisasi sungai agar sedimentasi tidak semakin parah."
"Tidak boleh hanya diam. Apalagi sampai tutup mata," kata Arif kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (27/5/2026).
Menurut Fathoni, pendangkalan Kali Jagir tidak boleh dianggap sepele karena dapat menghambat aliran air dan memicu luapan ke kawasan permukiman warga saat hujan deras terjadi.
Baca juga: Modus Ganti Pelat Kelabui Tetangga, Jejak Pelaku Curanmor di Surabaya Terhenti Diterjang Timah Panas
Diharapkan, Kementerian PU maupun BBWS Brantas melakukan pengecekan dan segera melakukan normalisasi sungai agar tidak terjadi sedimentasi berlebih.
Kondisi ini bisa membuat aliran air terganggu sehingga berpotensi meluber ke kawasan sekitar.
Pimpinan DPRD Surabaya ini juga meminta BBWS Brantas menjelaskan secara terbuka kepada masyarakat terkait langkah penanganan sedimentasi di Kali Jagir.
Menurutnya, penjelasan itu penting agar publik memahami bahwa pengelolaan Kali Jagir merupakan kewenangan BBWS di bawah Kementerian PU, bukan Pemkot Surabaya.
“BBWS harus berbicara di depan publik tentang apa yang akan dilakukan terkait sedimentasi Kali Jagir kepada masyarakat Surabaya," desaknya.
Penjelasan itu penting gar warga yang marah tidak menumpahkan kemarahan tersebut ke Pemkot Surabaya.
Sebab Kali Jagir merupakan kewenangan BBWS Brantas atau Kementerian PU. Bukan Pemkot Surabaya.
Legislator yang akrab disapa Mas Toni ini juga menyinggung keberadaan reklame di bantaran sungai.
Ia mengingatkan agar BBWS tidak hanya fokus pada pemanfaatan kawasan bantaran, tetapi juga serius menjalankan kewajiban normalisasi dan perawatan sungai.
Arif Fathoni
Kali Jagir
Wonokromo
DPRD Surabaya
Pemkot Surabaya
Surabaya
viral di media sosial
SURYAMALANG.COM
Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)
| Pemkot Surabaya Salurkan 80 Hewan Kurban pada Iduladha 2026 |
|
|---|
| Modus Ganti Pelat Kelabui Tetangga, Jejak Pelaku Curanmor di Surabaya Terhenti Diterjang Timah Panas |
|
|---|
| Sapi Kurban Presiden Prabowo untuk Iduladha 2026 di Surabaya Didatangkan dari Lamongan |
|
|---|
| Hampir 100 Persen Kecurangan UTBK 2026 Sasar Fakultas Kedokteran, Puluhan Peserta Curang Diblacklist |
|
|---|
| Tradisi Tahunan Idul Adha, DPD PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Melalui DPC dan Kelompok Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Surabaya-Arif-Fathoni-Kali-Jagir-Surabaya.jpg)