Senin, 8 Juni 2026

Probolinggo

Tragedi Wisata Ranu Betok Tiris Probolinggo: 2 Bocah SD Tewas Tenggelam, 1 Selamat

Dua bocah SD usia 12 tahun dilaporkan tewas tenggelam saat berenang di kawasan wisata Ranu Betok, Tiris, Probolinggo. Satu teman mereka selamat.

Tayang:
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
DUA BOCAH TENGGELAM - Warga saat mengevakuasi dua pelajar SD yang ditemukan tenggelam di kawasan wisata Ranu Betok, Kecamatan Tiris, Jum'at (5/6/2026). Satu orang selamat setelah memilih tidak ikut berenang. Kawasan wisata alam hingga kini belum dikelola secara maksimal, sehingga kondisi perairan di lokasi tersebut perlu mendapat perhatian khusus. 

Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Ahsan Faradisi

Ringkasan Berita:
  • Niat menghabiskan waktu bersama di kawasan wisata alam Ranu Betok berubah menjadi petaka bagi tiga pelajar asal Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo
  • Kejadian bermula saat ketiga bocah tersebut mendatangi lokasi danau. Tak lama berselang, dua korban yakni Aldi (12) dan Yudi (12) memutuskan untuk langsung menceburkan diri dan berenang.
  • Sementara satu rekan mereka, Taufik (13), memilih tetap tinggal di daratan karena sedang fokus memancing ikan.

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Kawasan wisata alam Ranu Betok di Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, seketika gempar menyusul tragedi tenggelamnya dua pelajar Sekolah Dasar (SD) hingga meninggal dunia pada Jumat (5/6/2026).

Insiden memilukan tersebut menimpa Aldi (12) dan Yudi (12), warga Desa Tiris, yang dilaporkan tenggelam saat nekat berenang di dalam danau.

Beruntung, seorang rekan mereka bernama Taufik (13) berhasil selamat dari maut lantaran memilih berada di tepi danau untuk memancing ikan saat peristiwa itu terjadi.

Kronologi Pelajar SD Tenggelam

Camat Tiris, Bambang Julius, menjelaskan peristiwa memilukan ini bermula ketika ketiga pelajar tersebut datang bersama-sama ke kawasan Ranu Betok.

Tak lama setelah tiba di lokasi, dua korban langsung memutuskan untuk berenang, sedangkan satu pelajar lainnya memilih tetap berada di tepi danau untuk memancing.

Baca juga: Pemuda Asal Pakisaji Malang Tenggelam di Embung Babadan Ngajum saat Berenang, Ditemukan Meninggal

"Dua orang meninggal dunia, dan satu orang selamat karena tidak ikut berenang dengan korban karena sedang memancing," kata Bambang.

Sesaat setelah menerima laporan mengenai adanya insiden tersebut, lanjut Bambang, petugas gabungan bersama masyarakat setempat langsung bergerak cepat melakukan upaya pencarian di sekitar area perairan.

Setelah dilakukan penyisiran, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Imbauan dan Hasil Penyelidikan Awal

Bambang menambahkan, Ranu Betok sendiri merupakan kawasan wisata alam yang hingga kini memang belum dikelola secara maksimal oleh pihak terkait.

Oleh karena itu, kondisi karakteristik perairan di lokasi tersebut dinilai sangat membutuhkan perhatian sekaligus kewaspadaan khusus dari setiap pengunjung yang datang.

"Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkunjung ke kawasan ranu tersebut. Jangan mandi atau berenang sembarangan karena kondisi perairan di sana cukup berisiko," ujar Bambang.

Baca juga: Kapal Pemuat 3 Ton Besi Tua Tenggelam di Perairan Gresik, Satu ABK Tewas dan Dua Lainnya Hilang

Di sisi lain, Kapolsek Tiris, Iptu Samsul Arifin, membenarkan kedua korban awalnya sedang mandi di area perairan sebelum akhirnya tenggelam.

Beruntung, rekan korban yang tidak ikut menceburkan diri ke air langsung berinisiatif mencari pertolongan darurat.

"Setelah melihat kedua temannya tenggelam satu temannya yang tidak ikut mandi langsung meminta bantuan ke warga," terang Iptu Samsul.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved