Rabu, 10 Juni 2026

Tuban

Polisi Terekam CCTV Hajar Pengamen Badut di Tuban akibat Senggolan, Uang Damai Rp150 Ribu

Gara-gara tak sengaja bersenggolan saat menyeberang jalan, seorang pengamen badut berkostum Hello Kitty di Tuban diduga dihajar oleh polisi

Tayang: | Diperbarui:
SURYAMALANG.COM/Muhammad Nurkholis
POLISI HAJAR PENGAMEN - Karnawi (35), pengamen badut asal Sale, Rembang, Jawa Tengah, memberikan keterangan kepada awak media di Mapolres Tuban, Sabtu (6/6/2026). Karnawi merupakan korban dalam kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang anggota Polres Tuban dan kini tengah ditangani Propam Polres Tuban. 

Laporan Reporter SURYAMALANG.COM, Muhammad Nurkholis

Ringkasan Berita:
  • Dugaan aksi pemukulan yang melibatkan oknum anggota Polres Tuban berinisial TS terhadap pengamen badut kostum Hello Kitty bernama Karnawi (35) berujung viral di media sosial. 
  • Berdasarkan rekaman CCTV, peristiwa itu bermula ketika Karnawi hendak menyeberang jalan dan tak sengaja bersenggolan dengan motor yang dikendarai TS bersama keluarganya. 
  • Terpancing emosi, TS menghentikan kendaraan, terlibat cekcok, hingga melakukan pemukulan yang mengakibatkan bibir korban terluka dan kostumnya robek.

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Jagat media sosial dihebohkan oleh rekaman video CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi penganiayaan oleh seorang oknum anggota Polres Tuban berinisial TS, terhadap seorang pengamen badut jalanan di Jalan Sunan Kalijaga, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. 

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (3/6/2026) malam tersebut, dipicu oleh senggolan di jalan raya, hingga membuat oknum polisi itu emosi, dan memukul bibir korban bernama Karnawi (35). 

Meski kasus ini telah diselesaikan melalui mekanisme restorative justice di Polsek Tuban Kota dengan pemberian uang damai sebesar Rp150 ribu kepada korban, Polres Tuban menegaskan tetap melakukan pemeriksaan internal.

Viral CCTV Oknum Polisi Hajar Badut

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar luas, saat itu, TS tengah mengendarai sepeda motor berwarna merah di Jalan Sunan Kalijaga, dengan membonceng keluarganya, melaju dari arah barat menuju ke timur, pada Rabu malam. 

Pada waktu yang bersamaan, seorang pengamen badut yang mengenakan kostum berwarna merah muda menyerupai karakter Hello Kitty terlihat hendak menyeberang jalan.

Baca juga: Viral Isu Wakapolres Blitar Aniaya Ajudan hingga Patah Hidung, Kapolres Tegaskan Hoaks

Saat menyeberang itulah, tangan badut tersebut diduga tidak sengaja bersenggolan dengan pengendara motor yang melintas.

Dalam rekaman CCTV, pengendara motor tersebut kemudian terlihat memutar balik kendaraannya dan langsung terlibat cekcok sengit dengan pengamen badut.

Ketegangan semakin meningkat saat pengendara motor tersebut terlihat mengangkat bagian kerah kostum badut dan diduga kuat memberikan tamparan keras.

Trauma Diancam, Korban Pilih Mengungsi

Belakangan diketahui, korban yang mengenakan kostum Hello Kitty tersebut bernama Karnawi, warga Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Pria ini mengaku telah bekerja sebagai badut jalanan sekitar satu tahun terakhir demi memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Bekerja dari sore hingga malam hari, penghasilan yang didapatkannya pun tak menentu, yakni berkisar antara Rp60 ribu sampai Rp80 ribu saja, tergantung pemberian masyarakat.

“Sehari tidak mesti, kadang dapat Rp60 ribu sampai Rp80 ribu. Pulang ke Rembang juga tidak pasti, kadang enam bulan sampai setahun sekali,” ujarnya.

Baca juga: Takut Dibayangi Korban, Badut Mojokerto Jalani Kepercayaan Mistis Saat Habisi Mertua

Akibat insiden pemukulan di jalan raya tersebut, Karnawi mengaku mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

Karnawi menderita luka pada bagian tangan akibat terserempet dan luka di bibir akibat dipukul.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved