Rabu, 8 April 2026

Bermula Kenalan di Facebook, Pelajar di Malang Berlanjut ke Tempat Tidur

"Toyo dan korban baru kenal bulan Juli 2014, mereka berkenalan lewat facebook. Toyo mendekati Anggrek dan merayunya sampai terjadi persetubuhan,"

Editor: fatkhulalami

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Ini peringatan bagi orangtua yang anak-anaknya kerap menggunakan media sosial, seperti facebook. Ini menyusul Anggrek (16), pelajar asal Blimbing, Malang, Jawa Timur jadi korban tindak kejahatan seksual.

Anggrek jadi korban tindak kejahatan seksual oleh Toyo (21).
Perbuatan Toyo terbongkar, menyusul keluarga Anggrek
melaporkannya ke polisi.

Kasubbag Humas Polres Malang Kota, AKP Nunung Anggraeni menyatakan, Toyo mengaku sudah lima kali menggauli Anggrek.

"Toyo dan korban baru kenal bulan Juli 2014, mereka berkenalan lewat facebook. Toyo berusaha mendekati Anggrek dan merayunya sampai terjadi persetubuhan," terang Nunung, Senin (26/1/2015).

Dari hasil pemeriksaan diketahui Toyo memang mengembangkan upaya menjerat korbannya melalui facebook. Ketika target sasarannya merespon, perkenalan dan percakapan melalui facebook, ia lalu meminta nomor handphone.

"Setelah dapat nomor HP, modusnya ia pura-pura sms (pesan singkat) kesasar untuk cek apa benar itu nomor korbannya. Kalau sudah benar, ia mulai pendekatan melalui komunikasi Hp," papar Nunung.

Ketika sudah berkomunikasi langsung, Toyo mulai mengajak korbannya kopi darat. Pertama kali mereka bertemu pada bulan Juli 2014.

"Mereka ketemuan di jalan, lalu lanjut jalan-jalan saat pagi hari. Tapi berikutnya korban diajak ke rumah pelaku di Sawojajar dan dirayu sampai berhasil meniduri korban," terang Nunung.

Sukses menjerat korbannya, Toyo ketagihan mengulang perbuatannya. Perbuatan keduanya kembali dilakukan di rumah pelaku pada September 2014. Demikian juga yang ketiga kalinya pada bilan Oktober 2014.

Aksi Toyo pada Anggrek teruas berlanjut. Ia kembali menjerat korbannya pada 10 Januari 2015 lalu. Tapi di aksi lanjutan itu, ia lakukan di rumah temannya. Saat di rumah temannya, Toyo memerdayai Anggrek hingga dua kali.

Korban waktu itu minta diantar pulang tapi tidak dituruti, justru pada dini hari tanggal 11 Januari kembali digauli.
Karena tidak pulang, saat pulang korban diinterogasi keluarganya. Berdasar pengakuan korban ini keluarga melapor ke polisi.

(Dyan Rekohadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved