Selasa, 14 April 2026

Malang Raya

Kereta Gantung Terhalang SUTET, Kini Alternatif ke Monorel

Sebelumnya, Pemkot Malang mempunyai rencana membangunan transportasi umum kereta gantung. Transportasi umum kereta gantung ini dikembangkan di Malang.

Editor: fatkhulalami
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mendukung rencana Kementerian Perhubungan yang ingin mengembangkan transportasi massal kereta api dalam kota di daerah.

Pemkot Malang juga berencana membangun transportasi masal terpadu di Malang Raya.

"Kami mendukung program itu, untuk jalur kereta dulu sudah ada, tinggal napak tilas. Tapi harus diteliti aset itu masih milik PT Kereta Api Indonesia atau sudah berubah ke orang lain," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Cipto Wiyono, Rabu (22/4/2015).

Cipto menyatakan, sebelumnya, Pemkot Malang mempunyai rencana membangunan transportasi umum kereta gantung. Transportasi umum kereta gantung ini dikembangkan di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Tetapi, rencana itu batal karena terkendala jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) di wilayah Malang Raya.

"Investornya sudah datang ke sini (Malang). Melihat-lihat kondisi dan ternyata banyak jaringan SUTET, akhirnya perlu dikaji lagi," ujar Cipto.

Menurutnya, alternatif transportasi lain yang akan dikembangkan di Malang Raya, yakni, kereta monorel. Sekarang, Pemkot Malang masih berkoordinasi dengan Pemkot Batu dan Pemkab Malang untuk membahas rencana itu.

"Kalau dari kementerian ada program itu, malah kebetulan. Pembangunan transportasi umum monorel bisa segera trealisasi," katanya.

(Samsul Hadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved