Selasa, 14 April 2026

Malang Raya

Rel Terendam Banjir, Jalur Kereta Api Malang-Surabaya Masih Ditutup

Banjir di sekitar Porong merendam rel sampai 20 centimeter. Sumarno menyebutkan saat ini ketinggian air sudah mulai surut.

Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Irwan Syairwan
Banjir terjadi di Pasuruan, Jawa Timur sejak Kamis (30/3/2015) malam hingga Jumat (1/5/2015). Banjir juga terjadi di Sidoarjo dan mengakibatkan rel KA di Porong terendam. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Banjir di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur sejak Kamis (30/4/2015) hingga Jumat (1/5/2015) pagi mengganggu perjalanan Kereta Api (KA).

Lima KA terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan, yaitu KA Mutiara, KA Komuter, KA Tlogowangi, dan dua KA Penataran.

Humas PT KAI Daops VIII Surabaya, Sumarno menjelaskan,, KA Mutiara dari Banyuwangi menuju Surabaya tertahan di Stasiun Bangil.
Seharusnya KA Mutiara sudah tiba di Surabaya pada pukul 05.00.

Bukan hanya KA Mutiara yang tertahan di Stasiun Bangil. KA Penataran juga tertahan di Stasiun Bangil. KA jurusan Malang-Gubeng ini tertahan sejak pukul 05.55 tadi.

"Untuk KA Komuter jurusan Gubeng-Porong tertahan di Stasiun Tanggulangin. Seharusnya KA Komuter tiba di Stasiun Porong pukul 04.50," kata Sumarno kepada Surya.

Dua KA lain tertahan di Stasiun Sidoarjo, yaitu KA Tlogowangi dan KA Penataran. KA Tlogowangi jurusan Gubeng-Banyuwangi tertahan di Stasiun Sidoarjo sejak pukul 05.01.

Sedangkan KA Penataran jurusan Gubeng-Malang masuk Stasiun Sidoarjo sejak pukul 05.54.

Menurutnya, kegagalan melanjutkan perjalanan lima KA itu tidak sampai mengakibatkan penumpukan penumpang di stasiun. PT KAI langsung mengerahkan bus untuk mengangkut penumpang menuju stasiun terdekat.

Banjir di sekitar Porong merendam rel sampai 20 centimeter. Sumarno menyebutkan saat ini ketinggian air sudah mulai surut. Tapi KA masih belum bisa melintas di sekitar Porong.

"Sekarang airnya masih sekitar 17 centimeter," tambah Sumarsono.

Sumarno tidak dapat memastikan kapan perjalanan KA di sekitar Porong bisa kembali normal. Pihaknya masih menunggu kabar dari petugas di lapangan.

Bila petugas sudah memastikan rel bisa dilintasi KA, pihaknya akan membuka jalur di Porong. Tapi KA yang akan melintas tetap akan dipandu oleh petugas lapangan.

"Kami berharap airnya bisa segera surut. Kami juga minta maaf kepada penumpang atas ketidaknyamanan ini," terang Sumarno.

(M Zainuddin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved