Rabu, 8 April 2026

Malang Raya

Banyak Lulusan Politeknik Malang Direkrut Perusahaan Elektronik Jepang

Andri Hidayat, Marketing Manager IT Comm menjelaskan,, selama ini pemenuhan tenaga kerjanya sudah banyak mengambil alumnus dari Poltekom.

Penulis: sulvi sofiana | Editor: fatkhulalami
poltekom.ac.id
Kampus Poltekom Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG – IT Comm, distributor resmi Panasonic System Network untuk mendistribusikan produk teknologi telekomunikasi dan informasi Panasonic di Indonesia, mulai melirik Politeknik Kota Malang (Poltekom) untuk mensuplai tenaga kerja.

Hal ini dilakukan dengan perekrutan alumni Poltekom sebagai Solution Spesial Engine yang merupakan permintaan dari Panasonic di Jepang.

Andri Hidayat, Marketing Manager IT Comm menjelaskan,, selama ini pemenuhan tenaga kerjanya sudah banyak mengambil alumnus dari Poltekom.

“Kebutuhan kami menuntut basic IT dan komunikasi yang siap kerja, kami memilih Poltekom dan merekrut alumnus karena memang terbukti kualitasnya di atas rata-rata dengan siap bekerja dan siap beradaptasi,” jelasnya saat ditemui SURYAMALANG.COM di Poltekom, Selasa (4/7/2015).

Untuk itu, kelas kerja sama yang dibuka akan memiliki pembelajaran modul yang sesuai dengan dunia usaha Panasonic dengan spesifikasi alat-alatnya.

Selain itu, kedatangan IT Comm mini juga untuk memberikan satu set unit IP PBX sebagai alat demo dan pembelajaran. IP PBX merupakan sistem telepon dengan fitur yang menyediakan panggilan telepon melalui jalur internet (Voice over Internet Protocol).

Seluruh percakapan dikirim sebagai paket data melalui jaringan. Alat ini juga melakukan koneksi ke telepon tradisional (Telkom) melalui VoIP Gateway, sehingga perusahaan tetap dapat menyimpan nomor Telkom yang sudah ada.

“Produk ini baru diluncurkan tahun 2014, dan ini bentuk hibah pertama kali untuk produk ini ke institusi pendidikan,” jelasnya.

Direktur Poltekom, Isnandar mengungkapkan, IT Com sepakat akan menjajaki kelas kerja sama. Biasanya rekrutmen tenaga kerja lewat pelatihan, tetapi dengan dibukanya kelas kerja sama maka lulusan Poltekom yang siap bekerja tanpa ada pelatihan kembali.

“Masih akan membicarakan tentang modul yang digunakan dan akan dibuka training center untuk produk IT Comm serta Poltekom juga akan menjadi konsultan produk IT Comm,” terangnya.

Mekipun saat ini Poltekom masih belum memiliki untuk operasional gaji pegawai karena tidak adanya aliran dana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Isnandar tidak berkecil hati, ia mengungkapkan berbagai langkah sudah dilakukan untuk perbaikan Poltekom.

“Kerja sama akan terus kami bangun dengan berbagai pihak, sehingga Poltekom bisa kembali maju,” jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved