Selasa, 14 April 2026

Malang Raya

Air di Lowokwaru Belum Normal, Silakan Minta PDAM Kirim Tangki

"Pengiriman air bersih akan terus dilakukan selama ada permintaan dari warga,"

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Aji Bramastra
suryamalang.com
Warga Perumahan Dwiga Regency mengambil air dari tangki PDAM Kota Malang, Rabu (9/9/2015). Aliran air PDAM di kawasan itu mati karena ada gangguan saluran air di tandon PDAM di wilayah Dawuhan. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Air PDAM di wilayah Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sudah mulai mengalir kembali meski belum lancar, Kamis (10/9/2015).

Sampai sekarang, masih ada sebagian wilayah yang aliran air PDAM-nya kecil.

Direktur Utama PDAM Kota Malang, Jemianto mengatakan aliran air PDAM di wilayah Kecamatan Lowokwaru sudah lancar. Tapi, masih ada sebagian wilayah yang aliran air PDAM-nya kecil.

"Hanya sebagian kecil wilayah saja yang aliran airnya masih kecil. Aliran airnya masih belum mencapai 0,5 bar. Sampai sekarang kami masih melakukan perbaikan di lokasi," kata Jemianto.

Dikatakannya, PDAM akan memberikan bantuan air bersih ke wilayah yang aliran air-nya masih belum lancar.

Ia meminta masyarakat agar melapor kalau butuh bantuan air bersih dari PDAM.

"Pengiriman air bersih akan terus dilakukan selama ada permintaan dari warga," ujarnya.

Warga Perumahaan Dwiga Regency, Dahlia Irawati mengatakan air PDAM mulai mengalir sejak Rabu (9/9/2015) sekitar pukul 20.00 WIB. Tetapi, aliran air PDAM masih belum normal.

"Kalau untuk kebutuhan memasak, minum dan mandi sudah ada airnya. Tapi untuk mencuci pakaian pakai mesin cuci masih belum bisa. Karena aliran airnya kurang deras, mesin cucinya tidak bisa putar," ujarnya.

Sebelumnya, aliran air PDAM Kota Malang di beberapa wilayah di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, mati, Rabu (9/9/2015). Ada gangguan saluran di tandon PDAM Kota Malang di wilayah Dawuhan, Kabupaten Malang.

Beberapa wilayah yang aliran air PDAM-nya mati, yakni, Perumahan Dwiga Regency, Perumahan Griyasanta, Jl Pisang Kipas, Dewandaru, dan Jl Cand Panggung. PDAM melakukan droping untuk memenuhi kebutuhan air warga di kawasan itu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved