Minggu, 12 April 2026

Malang Raya

Universitas Brawijaya Dapat Hibah BTS 2G dari Telkomsel

Rektor UB Prow Dr Ir Mohammad Bisri MS, mengungkapkan kebutuhan mendesak yang saat ini dibutuhkan banyak universitas adalah akses ebook atau elibrary

Penulis: sulvi sofiana | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Sulvi Sofiana
Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali, Yetty Kusumawati menjelaskan penggunaan BTS melalui miniatur BTS telkomsel kepada perwakilan PTN yang menerima bantuan di gedung rektorat Universitas Brawijaya, Kamis (30/9/2015). 

SURYAMALANG.COMLOWOKWARU - Base Transceiver Station (BTS) atau perangkat telekomunikasi Telkomsel dihibahkan ke 5 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Jawa dan Bali.

Perwakilan 5 PTN itu diantaranya Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Universitas Udayana Bali, Univesitas Negeri Jenderal Soedirman (Unsoed) Porwokerto, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dan Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Kelima perwakilan universitas itu menerima secara simbolik bantuan media pembelajaran ini di rektorat UB, Kamis (1/10/2015).

Dekan Fakultas Teknik UB, Prof Dr Ir Pitojo Tri Juwana MT menjelaskan, penerimaan BTS 2G yang didapatkan ini akan digunakan sebagai alat praktik untuk mahasiswa di fakultas Teknik. Saat ini fakultas teknik juga telah memiliki BTS 2G yang digunakan untuk praktik dasar.

"Sebagai praktik pembelajaran teknik elektro, di laboratorium sudah ada yang 2G. Sekarang nambah lagi dapat BTS 2G juga, padahal kami berharap dapat 4G agar bisa update bidang telekomunikasi dan ada pembaruan generasi," jelasnya.

Rektor UB Prow Dr Ir Mohammad Bisri MS, mengungkapkan kebutuhan mendesak selain yang saat ini dibutuhkan banyak universitas adalah akses ebook atau elibrary yang menampung berbagai kebutuhan bacaan mahasiswa.

"Teknologi Informasi saat ini sangat menunjang untuk kehidupan pembelajaran. Bantuan dalam perluasan ebook atau elibrary sangat dibutuhkan karena dana yang dikeluarkan universitas untuk bisa mengakses buku dan jurnal online membutuhkan milaran," paparnya.

Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk bisa bekerja sama dalam hal monitoring mahasiswa melalui aplikasi pengecekan pembayaran kuliah dan prestasi akademik mahasiswa yang bisa diakses orangtua.

"Banyak juga saat ini uang SPP yang tidak terpantau dan tidak berbayar. Saya juga berharap ada juga pemantauan orang tua, kalau telkomsel bisa memfasilitasinya maka akan memudahkan pengawasan orang tua," ungkapnya.

Selain itu UB juga mendapat bantuan sms gateway Telkomsel yang ditangani oleh Fakultas Ilmu Administrasi (FIA).

"Ini untuk memudahkan penyebaran informasi secara gratis ke mahasiswa melalui sms," ungkap Bisri.

Sementara itu, Executive Vice President Telkomsel Area Jawa Bali, Yetty Kusumawati menjelaskan, bantuan BTS ini akan dilakukan bertahap. Pihaknya berharap dengan bantuan BTS 2G, mahasiswa bisa mengetahui dasar sistem yang digunakan Telkomsel hingga saat ini.

"Sampai saat ini telfon masih banyak menggunakan 2G, setelah memahami dasarnya kami akan lanjutkan untuk bantuan BTS 3G dan 4G yang merupakan pengembanganya," ungkapnya.

Dengan demikian mahasiswa juga akan mengetahui bentuk evolusi teknologi yang digunakan industrinya. Sedangkan untuk bantuan memperkaya ebook dan elibrary, Yetty mengungkapkan kesanggupannya dengan merencanakan diskusi dengan Kementran Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

" Kami akan bantu secara sistem dan kami diskusikan detail untuk menu aplikasi ebook bagi universitas. Untuk memperkaya ebook dan elibrary sama dengan progran langit musik kami yang mewadahi musik-musik Indonesia . Kami harus mendiskusikan legalitasnya terlebih dahulu," ungkapnya.

Mengenai bantuan pengawasan orangtua mahasiswa bisa dituangkan dalam program Corporate Social Responbility (CSR) secara nasional.

"Monitoring untuk mahasiswa kami bisa membantu free jaringan, tapi akan kami diskusikan terlebih dahulu. Pastinya ada feed back seperti kami memberi aplikasi tapi pengguna harus pakai simpati," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved