Malang Raya
Begini Wajah Baru Pedestrian Jalan SW Pranoto
Sejak sekitar sepekan terakhir pedestrian itu mulai diisi tujuh kursi panjang, delapan pot bunga tematik, dan tambahan beberapa penerangan baru.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wajah pedestrian di Jalan SW Pranoto, Kota Malang, berubah. Sejak sekitar sepekan terakhir pedestrian itu mulai diisi tujuh kursi panjang, delapan pot bunga tematik, dan tambahan beberapa penerangan baru.
Tempat yang dulu terkenal riuh oleh pedagang kaki lima itu kini berubah menjadi lebih enak dipandang mata.
“Saya baru tahu hari ini ada tempat duduk di sini. Lebih nyaman, bisa buat santai-santai,” kata Singgih, pengguna pedestrian, Rabu (4/11/2015).
Kursi-kursi itu, menurut dia, akan berguna bagi pengguna jalan yang ingin beristrihat atau tengah menunggu seseorang. Seperti mahasiswa salah satu PTS di Malang itu, misalnya, yang tengah menunggu jemputan teman.
Pengguna pedestrian lain, Qomarudin, menganggap kehadiran kursi dan pot bunga tematik tak menganggu pejalan kaki. Lebar pedestrian dianggap masih cukup untuk orang-orang berlalu lalang di sekitar sana. Justru, ia menilai hadirnya kursi-kursi itu menambah aksen yang memperindah.
Perubahan wajah pedestrian itu bukan tanpa sebab. Pemerintah Kota Malang, dalam hal ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), memang berniat mempercantik jalan itu. Konsep yang diusung yakni a walk to remember.
“Jalan di sana ingin kami buat semacam sepanjang jalan kenangan,” terang Kepala DKP Kota Malang Erik Setyo Santoso.
Rencananya, DKP akan memasang plat wali kota dan mantan wali kota Malang berukuran 1:1 di sepanjang pedestrian. Kemarin, plat bergambar M Anton, Wali Kota Malang saat ini, sudah terpampang.
Erik menyebut, saat ini proses pencetakan sudah berjalan untuk plat mantan Wali Kota Peni Suparto.
“Nantinya plat semua yang pernah jadi wali kota akan beridiri di sana. Tapi kami terkendala dalam mengumpulkan tinggi dan ukuran badan beberapa wali kota. Orang-orang kami sudah menelusuri itu ke keluarga masing-masing,” tambah Erik.
Tujuan utama dari perubahan itu yakni memperintah ruang kota. Nantinya, tak hanya Jalan SW Pranoto saja yang akan diperindah. DKP juga telah merencanakan hal serupa di pedestrian di Jalan Merdeka Timur, tepatnya di depan Kantor Bank Indonesia (BI).
Untuk itu, DKP sudah mempersiapkan beberapa kursi dan tengah memperkiraan bentuk penataan yang bagus.
Erik menyebut, tak ada anggaran khusus yang disiapkan untuk menambah beberapa properti di pedestrian. Menurutnya, semua dana sudah sudah masuk dalam anggaran DKP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/trotoar-malang_20151104_222624.jpg)