Selasa, 14 April 2026

Malang Raya

Camaba UM Yang Tak Daftar Ulang Alokasinya Akan Dialihkan ke Mandiri

"Jika mereka tidak daftar ulang, alokasinya nanti akan ditambahkan ke jalur mandiri," jelas Haryono, Wakil Rektor I UM kepada SURYAMALANG.COM

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Camaba Universitas Negeri Malang (UM) difoto untuk KTM pada rangkaian registrasi administrasi di Graha Cakrawala UM, Selasa (26/7/2016). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan registrasi administrasi untuk calon mahasiswa baru (camaba) jalur SBMPTN, di Graha Cakrawala, Selasa (26/7/2016).

Diharapkan 2271 camaba yang diterima dijalur itu semua melakukan daftar ulang. Meski yang registrasi online sampai kemarin mencapai 2025 orang. Sehingga 246 camaba yang belum registrasi online memanfaatkan kesempatan itu.

"Jika mereka tidak daftar ulang, alokasinya nanti akan ditambahkan ke jalur mandiri," jelas Haryono, Wakil Rektor I UM kepada SURYAMALANG.COM di sela memantau kegiatan registrasi di Graha Cakrawala.

Karena itu, UM akan memastikan dulu jumlah yang tidak daftar ulang sampai Selasa pukul 16.00 WIB. "Pengumuman jalur mandiri akan dilaksanakan besok, Rabu (27/7/2016),” katanya.

Menurut Haryono, tidak ada lagi perpanjangan waktu bagi yang tidak melakukan registrasi.

"Sebenarnya, waktu daftar ulang kan sudah cukup lama. Kami sudah tidak punya waktu. Ini juga untuk pembelajaran agar mereka bisa menjadi manusia yang bertanggung jawab," paparnya.

Sehingga mereka dianggap mengundurkan diri. "Kecuali sebelum itu berkirim surat memberikan alasan, pasti UM akan mempertimbangkan," katanya. Kemungkinan juga mereka yang tidak daftar ulang diterima di kedinasan TNI/Polri.

Selain hal itu, analis tim UM memperkirakan mereka yang tidak daftar ulang lagi kemungkinan camaba yang mengajukan bidik misi. Karena kuota bidik misi terbatas, dari permohonan 755 orang, yang registrasi online hanya 697 orang.

Kemudian hasil verifikasi, yang mendapatkan hanya 350 orang. "Bagi pemohon bidik misi yang tidak disetujui, maka mereka kami minta mendaftar ulang sebagai mahasiswa biasa," kata Haryono.

Aan Priyo Laksono, camaba UM yang terlihat sumringah saat daftar ulang. Ia mengenakan jas almamater UM sebagaimana yang lainnya. "Saya ikut ujian dua kali masuk UM. Tahun ini baru diterima," ungkap Aan.

Menurut alumnus SMKN 3 Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur ini, ia diterima di Pendidikan Teknik Elektro. Ia lulus SMK pada 2015. Kemudian menjajal kemampuan di UM untuk jurusan yang sama.

Tapi tidak diterima. Ia kemudian mencoba lagi SBMPTN pada tahun ini dan diterima di jurusan impiannya. "Akhirnya bisa diterima juga. Saya memang ingin kuliah di UM. Alhamdullilah," ungkap Aan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved