Malang Raya
Kera Serang dan Obok-obok Rumah Warga Kedungkandang, Malang
"Keranya besar, dan warga ketakutan. Setelah tahu ada kera berkeliaran, warga memilih masuk dan menutup pintu rumah,"
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Warga Kelurahan Lesanpuro RW 02 Gang 6 Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang terpaksa menangkap seekor kera liar, Selasa (16/8/2016).
Kera itu dikhawatirkan melukai warga setempat. Sebab kera berwarna abu-abu gelap itu sudah mengobok-obok rumah Herman di RT 05/RW 02.
Kebetulan rumah yang dimasuki kera itu sedang kosong. Pemilik rumah, Herman seorang anggota TNI sudah berangkat dinas. Sedangkan istri Herman sedang mengantar anak.
"Katanya sempat masuk rumah saya, sempat diacak-acak. Apa yang rusak, saya juga tidak tahu karena belum sempat masuk rumah," ujar Herman yang ditemui SURYAMALANG.COM di Mapolsek Kedungkandang.
Keberadaan kera setinggi 50 centimeter ketika berdiri itu diketahui pertama kali oleh warga setempat pukul 08.30 Wib. Ketika itu kera berada di atap rumah warga. Warga pun beramai-ramai berusaha menangkap kera itu.
Ternyata kera itu malah sembunyi lagi di rumah Herman melalui lubang di loteng rumah itu. Warga berusaha mengusirnya, sampai akhirnya si kera keluar ke pekarangan milik Agus Suyantono, Ketua RT 02/RW 02. Kedua RT ini bertetangga.
Ketika berada di pekarangan itulah, Agus berusaha menangkapnya. Warga lain membantu.
"Memang kami kepung setelah tahu ada kera. Keranya besar, dan warga ketakutan. Setelah tahu ada kera berkeliaran, warga memilih masuk dan menutup pintu rumah," tutur Handoko, warga RT 02.
Warga laki-laki berusaha menangkap kera. Dalam upaya penangkapan itu, kera melawan dengan menggigit tangan Agus. Si kera menggigit tangan kiri Agus, dan mencakar tangan kanannya.
"Pak Agus kena gigit di tangan kiri, lumayan dalam sepertinya sampai berdarah-darah," imbuh Handoko. Penangkapan kera itu sampai melibatkan sejumlah anggota Polsek Kedungkandang.
Sekitar pukul 12.00 Wib, kera berhasil ditangkap. Warga menyerahkan kera ke polisi. Polisi bersama beberapa warga kemudian menitipkan kera itu ke Taman Rekreasi Kota (Tareko) Malang.
"Kami titipkan saja ke Tareko, daripada berkeliaran. Kami tidak tahu kera itu darimana, cuma warga sini menduganya dari kawasan Wendit. Karena wargar sekitar sini tidak ada yang memelihara kera, dan tubuhnya besar," imbuh Husain, warga yang ikut mengantar kera ke Tareko.
Kapolsek Kedungkandang Kompol Agus Eko membenarkan penangkapan kera itu. "Karena warga khawatir, takut menggigit warga sehingga ditangkap," tegas Agus.
Berkeliarannya kera itu menjadi perbincangan warga Lesanpuro. Sebab selama ini tidak pernah ada kera liar berkeliaran di permukiman warga. Warga setempat berharap, kejadian serupa tidak terjadi lagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/kera-malang_20160816_181050.jpg)