Kamis, 9 April 2026

Indonesia Soccer Championship

Aji Santoso: Gonzales Memang Berbahaya

Simak pengakuan Aji Santoso soal kekalahan tim Persela Lamongan asuhannya. Dia mengatakan konsentrasi pemain buyar saat Gonzales mencetak gol

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Adrianus Adhi
Suryamalang.com/Dyan Rekohadi
Aji Santoso (kiri) dan Dendy Sulistyawan (Kanan) saat memberi pernyataan di hadapan awak media terkait kemenangan Arema Cronus 3-0 di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

SURYAMALANG.com, MALANG - Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso mengakui kekalahn timnya dari tuan rumah. Ia menyebut pertandingan sebenarnya menarik, tapi sayang harus ternoda sikap wasit.

"Kalah menang normal bagi saya, gak ada masalah. Saya akui Arema kualitas di atas kami," ujar Aji seusai pertandingan.

Di luar keputusan-keputusan wasit yang kontroversial Aji menyebut tiga gol lawan karena keunggulan materi Arema.

"Saya sangat respek kemenangan Arema. Bukan berarti saya kritisi wasit menilai tim Arema beruntung, nggak lawan memang lebih baik," tambahnya

Mantan pelatih Timnas itu memuji para pemainnya yang sudah tampil luar biasa. "Sampai menit 30 sudah disiplin. Gol pertama karena lengah sedikit saja.

Gonzales memang berbahaya. Gol kedua kondisinya fifty fyty dan gol ketiga salah pemain kami, " papar pelatih asal Malang ini.

Sebelumnya, Arema Cronus meraih poin penuh di laga pekan 27 ISC A dengan menundukkan Persela dengan skor 3-0 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (6/11/2016) malam.

Tiga gol kemenangan Arema masing-masing diciptakan oleh Cristian Gonzales, Hamka Hamzah dan Esteban Vizcarra.

Gol pertama dibuat Gonzales di menit 32. Bomber senior ini sukses menceploskan bola dengan memotong bola umpan silang sehingga bola tidak terjangkau kiper Persela.

Gol kedua Arema didapat dari Hamka Hamzah di menit 65. Kapten tim ini mencetak gol dengan sundulan memanfaatkan sepak pojok.

Singo Edan menambah keunggulan di menit 79. Esteban Vizcarra mencetak gol ketiga di laga ini dengan cantik melalui sepakan jarak jauh di luar kotak penalti.

Tempo pertandingan di babak kedua sedikit meningkat begitu Arema bisa unggul 2-0. Pertandingan bahkan cenderung menjurus kasar ketika banyak pemain Persela yang emosi.

Beberapakali sempat terjadi insiden dan protes pemain Persela pada putusan wasit.

Kesempatan pertama Arema di babak kedua didapat ketika Raphael Maitimo melepas umpan tarik dari sisi kiri pertahanan Persela. Sayangnya umpan itu bisa dijangkau kiper Dwi Kuswanto.

Peluang kedua Arema terjadi di menit 58 melalui tendangan bebas. Cristian yang berdiri bebas gagal mengarahkan bola tepat ke gawang saat mendapat bola liar dari pantulan umpan tendangan bebas yang dilepas Farizi.

Kerjasama satu dua yang apik antara Farizi dan Dendi Santoso sempat mengancam gawang Persela. Finishing dari Dendi dalam serangan di menit 65 ini melahirkan sepak pojok yang akhirnya melahirkan gol kedua.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved