Sabtu, 11 April 2026

Malang Raya

Untuk Menekan Harga Cabai Agar Turun, Ini yang Dilakukan Bulog Sub Divre Malang

RPK ini ada di depan kantor Bulog Sub Divre Malang setiap hari. Di Kota Malang ada sekitar 30 RPK yang aktif

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Rumah Pangan Kita (RPK) yang ada di depan kantor Bulog Sub Divre Malang, Senin (9/1/2017). RPK ini menjual kebutuhan pokok, seperti cabai rawit merah, gula, dsb. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Melambungnya harga kebutuhan pokok, seperti cabai rawit merah, membuat Bulog turun tangan. Hal itu ditunjukkan saat Bulog Sub Divre Malang, melakukan operasi stabilisasi harga kebutuhan pokok di beberapa pasar di Kota Malang, Senin (9/1/2017).

Salah satunya di Pasar Tawangmangu, Kelurahan Lowokwaru, Kota Malang. Bulog berusaha menekan angka harga cabai agar tidak sampai melambung tinggi. Yakni di harga Rp 80 ribu per kilogram.

Kepala Bulog Sub Divre Malang, Arsyad, mengatakan setelah pihaknya melakukan operasi stabilisasi harga, menetapkan harga cabai rawit merah sebesar Rp 80 ribu. Dari harga itu diusahakan untuk terus stabil dan tidak ada kenaikan lagi.

“Kalau bisa kami terus melakukan operasi stabilisasi harga ini, terutama harga cabai terus turun. Kami hanya menstabilitaskan harga. Harga cabai rawit merah 80 ribu rupiah per kilogram itu juga berlaku untuk Rumah Pangan Kita (RPK),” kata Arsyad, Senin (9/1/2017).

RPK ini ada di depan kantor Bulog Sub Divre Malang setiap hari. Di Kota Malang ada sekitar 30 RPK yang aktif. Selain itu, Arsyad menambahkan, tim Bulog juga dekat dengan beberapa petani cabai rawit merah di Malang Raya.

Oleh karena itu, dari petani ia mengambil dengan harga Rp 80 ribu, dan menjual dengan harga yang sama. Namun, apabila ada pedagang yang masih menjual cabai rawit merah dengan harga tinggi karena alasan dari pengepul memang tinggi, pihak Bulog tetap menekan harga cabai rawit merah dengan harga yang telah disebutkan.

“Kami berusaha untuk menurunkan harga cabai dengan kualitas yang bagus tentunya. Kalau bisa bertahap harga cabai rawit merah itu turun. Kalau memang dari petani mahal, karena kondisi cuaca, itu masalah iklim. Di lapangan, tetap kami seimbangkan dengan faktor dari petani itu,” imbuhnya.

Di samping itu, tak hanya harga cabai rawit merah, ia menyebutkan harga kebutuhan pokok yang lainnya. Yaitu Gula Pasir Rp 12 ribu/kg, Beras Rp 9000/kg, Tepung Terigu Rp 7500, dan Minyak Goreng Rp 11,5 ribu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved