Malang Raya
Polres Batu Amankan Tersangka dan 660 Butir Pil Koplo
Petugas yang turun melakukan penyelidikan akhirnya bisa mengamankan tersangka sebagai pengedar beserta barang bukti pil koplo siap jual
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG, BATU - Edarkan pil dobel L atau pil koplo antar desa, Sutar (33), pengangguran asal Desa Wiyurejo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang diringkus Satreskoba Polres Batu.
Dari tersangka Sutar, diamankan 660 butir pil koplo dan uang diduga hasil penjualan Rp 45 ribu, serta sebuah botol dan plastik kemasan sebagai tempat penyimpanan pil koplo sebagai barang bukti.
Kapolres Kota Batu, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, terungkapnya kasus peredaran pil koplo antar desa yang dilakukan tersangka berawal dari informasi masyarakat yang diterima jajaran Satreskoba. Warga khawatir atas peredaran pil koplo di desanya berpengaruh pada anak-anak.
"Petugas yang turun melakukan penyelidikan akhirnya bisa mengamankan tersangka sebagai pengedar beserta barang bukti pil koplo siap jual," kata Leonardus Simarmata, Selasa (17/1/2017).
Dijelaskan Leonardus, penyelidikan yang dilakukan petugas dengan membuntuti tiga pemuda desa berinisial GLA, SH, dan J yang gerak-geriknya mencurigakan. Hingga ketiga pemuda desa tersebut masuk ke dalam rumah tersangka Sutar.
Beberapa saat kemudian setelah terjadi pembicaraan antara tiga pemuda desa dengan tersangka, terjadilah transaksi pil koplo jenis dobel L. Mengetahui hal itu petugas langsung masuk ke dalam rumah tersangka dan mengamankan tersangka pengedar beserta barang bukti pil koplo yang siap dijual kepada tiga pemuda desa.
Selain itu, uang hasil penjualan pil koplo juga diamankan sebagai barang bukti.
"Tersangka kami jerat dengan Pasal 197 sub Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Tersangka terancam pidana penjara maksimal hingga 10 tahun," tandas Leonardus Simarmata.
Sementara tersangka Sutar mengatakan, dirinya menjual pil koplo hanya untuk orang dewasa. Ia tidak pernah menjual pil koplo kepada siswa sekolah atau anak-anak.
"Kami dapatkan pasokan pil koplo dari wilayah Kasembon (Kabupaten Malang)," tutur Sutar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/polres-batu-amankan-tersangka-dan-660-butir-pil-koplo_20170117_164703.jpg)