Minggu, 10 Mei 2026

Kabupaten Malang

Lapas Malang Panen Kubis Berkualitas, Siap Diekspor ke Taiwan

Teguh Pamuji mengatakan, panen tersebut merupakan aksi nyata dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
Humas Lapas Kelas I Malang
PANEN KUBIS - Kepala Kanwil Ditjenpas Jatim, Kadiyono, bersama jajaran Lapas Kelas I Malang saat melaksanakan panen kubis berkualitas di SAE Ngajum, Rabu (22/10/2025). Sebanyak 20 ton kubis dipanen dari lahan seluas satu hektar dan selanjutnya akan dieskspor ke Taiwan. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Lapas Kelas I Malang panen raya sayuran kubis berkualitas yang dihasilkan dari lahan pertanian di lingkungan Sarana Asimiliasi dan Edukasi (SAE) Ngajum, Kabupaten Malang, Rabu (22/10/2025).

Dari lahan seluas satu hektar, menghasilkan sebanyak 20 ton kubis.

Kepala Lapas Kelas I Malang, Teguh Pamuji mengatakan, panen tersebut merupakan aksi nyata dalam mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

"Lewat panen kubis ini, kami tidak hanya berfokus pada pembinaan moral warga binaan."

"Melainkan, juga pada pemberdayaan ekonomi sekaligus meningkatkan ketrampilan warga binaan," jelasnya.

Di sisi lain, hasil pertanian SAE Ngajum juga dapat menjadi media pembinaan karakter warga binaan.

Sehingga kelak saat bebas dan kembali ke masyarakat, warga binaan memilili ilmu pertanian yang mumpuni.

Baca juga: Peringati HUT ke-74 Humas Polri, Polresta Malang Kota Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah

"Kami ingin warga binaan memahami nilai kerja keras, tanggung jawab dan kemandirian."

"Lewat pertanian, mereka dapat belajar bahwa hasil besar lahir dari sebuah ketekunan," ungkapnya.

Nantinya, hasil panen kubis berkualitas tersebut akan diserahkan ke pihak ketiga untuk kemudian diekspor ke negara tujuan yaitu Taiwan.

"Ini menjadi bukti, bahwa warga binaan kami mampu menghasilkan sayur berkualitas tinggi dan memenuhi standar internasional," tambahnya.

Sementara itu, dosen Universitas Negeri Malang (UM) Hasan Ismail mengungkapkan, bahwa UM dan Lapas Kelas I Malang saling berkolaborasi terkait pendampingan teknis pertanian di SAE Ngajum.

Selain itu, kolaborasi tersebut juga mencakup aspek pemasaran hasil panen.

"Terkait pemasaran, kami sudah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga yaitu PT Fongsoo."

"Sehingga, hasil panen kubis berkualitas akan diserahkan ke perusahaan tersebut untuk kemudian disalurkan ke pasar Taiwan."

"Ini menjadi bukti, pembinaan di Lapas Malang ini bisa bersaing di pasar ekspor," tandasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved