Bus Trans Jatim Malang Raya
Jumlah Penumpang Bus Trans Jatim Turun, Mahasiswa Malang Bayar Rp 2.500
Setelah tarif normal mulai diterapkan, pengguna bus Trans Jatim didominasi oleh pelajar dan mahasiswa.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
Ringkasan Berita:
- Pelajar dan mahasiswa hanya membayar setengah dari tarif normal.
- Setelah tarif berlaku, jumlah penumpang turun sekitar 50 persen.
- Bus Trans Jatim menjadi transportasi alternatif yang murah dan nyaman.
SURYAMALANG.COM, MALANG – Pelajar dan mahasiswa mendominasi penumpang bus Trans Jatim. Dominasi penumpang ini sangat berbeda dengan penumpang bus Trans Jatim saat awal peluncuran lalu.
Pada awal peluncuran, tarif bus Trans Jatim masih gratis. Masyarakat pun antusias mencoba layanan bus warna biru tersebut. Bahkan kapasitas bus selalu penuh sepanjang hari.
Namun setelah tarif normal mulai diterapkan, pengguna bus Trans Jatim didominasi oleh pelajar dan mahasiswa. Dua kelompok penumpang ini memang hanya membayar setengah dari tarif normal yang sebesar Rp 5.000.
Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), Dawai Nur Muhammad Fathi merasa sangat terbantu dengan kehadiran layanan bus Trans Jatim.
Warga Lowokdoro, Kota Malang itu menuturkan bus Trans Jatim menjadi transportasi alternatif yang murah dan nyaman untuk perjalanan menuju kampus.
"Tarifnya jauh lebih murah. Kalau naik angkot bayar Rp 5.000, tapi kalau bus Trans Jatim hanya Rp 2.500. Selain itu tempatnya lebih nyaman dan aman," ujar Dawai kepada SURYAMALANG.COM, Senin (1/12).
Menurutnya, fasilitas di dalam bus yang sejuk dan kondisi kabin yang rapi membuat perjalanan terasa menyenangkan.
Meskipun jumlah penumpang menurun setelah pemberlakuan tarif resmi, Dawai tetap memilih Trans Jatim sebagai moda transportasi harian menuju kampus.
"Lebih murah dibandingkan beli bensin. Kalau mau, penumpang juga bisa pindah tujuan," tambahnya.
Sesuai data di Terminal Hamid Rusdi, jumlah penumpang bus Trans Jatim mencapai 600 sampai 700 orang per hari selama masa uji coba gratis.
Namun setelah tarif berlaku sebesar Rp 5.000 untuk umum, kini jumlah penumpang turun sekitar 50 persen.
"Penurunan ini wajar karena bus Trans Jatim sudah mulai berbayar. Selain itu, momen peluncuran juga saat libur sekolah, sehingga penumpangnya banyak," kata Abdul Ghopur, Koordinator Terminal Hamid Rusdi.
Namun, operasi Trans Jatim tetap bermanfaat bagi masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa. Saat ini rute yang dilalui bus TRans Jatim melewati kawasan pendidikan seperti Jalan Bandung, Jalan Sumbersari, dan kawasan kampus.
"Sekarang siswa dan mahasiswa sudah mengerti bus Trans Jatim. Karena jadwalnya on time, mereka sudah bisa menjaga waktu. Jam sekian harus di halte, pasti dilewati," tutur Ghopur.
Bus berhenti maksimal 30 detik di setiap halte. Jika tidak ada penumpang, bus langsung melanjutkan perjalanan. Makanya banyak masyarakat yang memanfaatkan bus Trans Jatim hanya untuk rekreasi atau belanja di Kota Batu.
"Banyak penumpang yang turun di Terminal Kota Batu, lalu ke pasar atau jalan-jalan ke Jatim Park 2. Dengan bayar Rp 5.000 sudah sampai ke Kota Batu," imbuhnya.
eksklusif
multiangle
meaningful
Kota Malang
SURYAMALANG.COM
Universitas Negeri Malang (UM)
bus Trans Jatim
| Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi |
|
|---|
| Naik Bus Trans Jatim Lebih Murah, Penumpang Bisa Turun di Batu Ekonomis Park |
|
|---|
| Daftar Destinasi Favorit Penumpang Bus Trans Jatim di Malang dan Kota Batu |
|
|---|
| Disparbud Kabupaten Malang Akan Optimalkan MTG untuk Sambut Bus Trans Jatim |
|
|---|
| Inilah Shelter Bus Trans Jatim Malang Raya yang Paling Banyak Jadi Tujuan Penumpang Naik dan Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Penumpang-naik-bus-Trans-Jatim-dari-Terminal-Hamid-Rusdi-Kota-Malang-Senin-1122025.jpg)